Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 yang baru saja dimulai sudah mencetak rekor unik. Bukan dari perolehan medali, melainkan dari 'dispenser' alat kontrasepsi di perkampungan atlet (Olympic Village). Kabar mengejutkan menyebutkan bahwa stok 10.000 kondom gratis habis hanya dalam waktu tiga hari.
Kejadian ini viral tepat di pekan Valentine, memicu perbincangan hangat mengenai sisi lain kehidupan para atlet di balik ketatnya kompetisi.
10 Ribu Kondom Ludes dalam Sekejap
Diberitakan Reuters, pihak penyelenggara di Italia awalnya mengalokasikan sekitar 10.000 kondom untuk sekitar 2.800 atlet yang bertanding. Namun, tingginya permintaan membuat stok tersebut ludes sebelum kompetisi berjalan satu minggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Komite Olimpiade Internasional (IOC), Mark Adams, bahkan menanggapinya dengan santai dalam konferensi pers baru-baru ini.
"Sepuluh ribu sudah digunakan oleh 2.800 atlet-hitung saja sendiri," ujarnya sambil berseloroh.
Beberapa atlet, seperti peseluncur indah asal Meksiko, Donovan Carrillo, mengaku terkejut melihat dispenser yang kosong saat mereka baru saja memulai rutinitas kompetisi.
Sejarah Kondom di Olimpiade: Dari Seoul 1988 hingga Paris 2024
Tradisi ini dimulai pada Olimpiade Musim Panas di Seoul, Korea Selatan. Saat itu, dunia sedang menghadapi krisis HIV/AIDS, dan panitia menyediakan sekitar 8.500 kondom untuk mengampanyekan seks aman bagi kaum muda, termasuk para atlet.
Setelah itu saat Olimpiade Sydney 2000, permintaannya meningkat. Di Australia, panitia awalnya menyiapkan 70.000 kondom, namun angka tersebut ternyata kurang. Mereka harus memesan 20.000 tambahan secara mendadak karena antusiasme atlet yang luar biasa.
Rekor Terbesar di Rio 2016: Olimpiade Rio de Janeiro memegang rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan menyediakan 450.000 kondom, sekitar 42 buah untuk setiap atlet.
Paris 2024: Setelah sempat ada pembatasan ketat di Tokyo 2020 akibat pandemi COVID-19, Olimpiade Paris 2024 kembali menyediakan sekitar 230.000 kondom untuk para atlet.
Simak Video "Video: Takut Kulitnya Cepat Keriput, Remaja 16 Tahun Ini Sudah Rajin Botox"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)











































