Benarkah Minum Air Hangat Tiap Pagi Bisa 'Bersihkan' Ginjal? Ini Kata Urolog

Benarkah Minum Air Hangat Tiap Pagi Bisa 'Bersihkan' Ginjal? Ini Kata Urolog

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Rabu, 18 Feb 2026 07:02 WIB
Ilustrasi minum air putih atau air mineral
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes)
Jakarta -

Bagi sebagian orang, minum air putih hangat tiap pagi setelah bangun tidur dianggap sebagai ritual sederhana untuk membersihkan ginjal, sehingga bisa menjaga organ ini agar tetap sehat. Tapi, dari sudut pandang medis, benarkah demikian?

Dokter spesialis urologi konsultan, Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K) dari Siloam Hospitals Asri mengatakan ritual ini ada benarnya. Namun, bukan soal air hangatnya, tapi minumnya.

"Sebenarnya minumnya yang penting. Mau hangat, mau dingin, mau hangat-hangat kuku sama saja," kata Prof Nur saat ditemui detikcom, Sabtu (14/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prof Nur menambahkan bahwa menjaga tubuh terhidrasi merupakan cara ampuh untuk menjaga kesehatan ginjal, sehingga volume konsumsi air harian harus menjadi perhatian setiap orang.

"Jadi nyampai ginjal itu (airnya) suhu sudah sama dengan tubuh kita. Airnya yang penting, volume airnya, bukan suhunya," kata Prof Nur.

ADVERTISEMENT

Peneliti dari Australia dan Kanada menunjukkan bahwa asupan cairan yang cukup dapat membantu ginjal membuang limbah lebih efektif dan mengurangi risiko penyakit ginjal kronis. Air menjadi salah satu pilihan paling bermanfaat untuk menjaga kesehatan ginjal.

Dikutip dari VNExpress, kebanyakan dokter menyarankan 1,5 hingga 2 liter air putih per hari untuk orang dewasa yang sehat. Mereka yang tinggal di iklim panas atau melakukan aktivitas fisik yang intens, mungkin membutuhkan lebih banyak air.

Sementara, bagi orang dengan penyakit ginjal stadium akhir mungkin membutuhkan lebih sedikit air. Orang yang rentan terhadap batu ginjal biasanya disarankan untuk menghasilkan setidaknya 2,5 liter urine setiap hari, yang biasanya membutuhkan sekitar 3 liter air.

Tanda Kebutuhan Air Tercukupi dengan Baik

Salah satu cara untuk menilai hidrasi sudah terpenuhi adalah dengan mengamati warna urine, biasanya berwarna kuning pucat atau hampir bening. Tanda-tanda lainnya, seperti:

  • Buang air kecil enam hingga delapan kali sehari
  • Tidak merasa haus
  • Tidak merasa lelah atau pusing

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Dokter Urologi Sebut Kualitas Sperma Laki-laki Menurun di Tahun 2000-an"
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads