Saran Dokter Buat yang Mau Langsung Ngopi saat Buka Puasa

Puasa Sehat Penuh Berkah

Saran Dokter Buat yang Mau Langsung Ngopi saat Buka Puasa

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Jumat, 20 Feb 2026 16:04 WIB
Ilustrasi kopi hitam
Foto: Getty Images/dr Barmely
Jakarta -

Segelas teh atau kopi hangat biasanya menjadi pilihan untuk berbuka puasa. Dua minuman ini dianggap menyegarkan setelah seharian menahan haus.

Namun, banyak orang yang takut bahwa kebiasaan ini dapat memicu munculnya batu ginjal jika dilakukan terus menerus, benarkah demikian?

Dokter spesialis urologi Prof dr Ponco Birowo, SpU, Subsp.And(K), PhD mengatakan memang ada risiko pembentukan batu ginjal pada kebiasaan buka puasa dengan kopi dan teh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Teh dan kopi itu bisa batu ginjal kalau dia minumnya kurang (air putih)," kata Prof Ponco kepada detikcom Rabu (18/2/2026).

"Jadi gini, kalau kita minum teh sama kopi, kencing kita kan banyak. Nah, kalau kencingnya banyak, minumnya (air putih) juga harus banyak. Kalau banyak sebetulnya aman," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Di sini Prof Ponco menekankan bahwa kopi dan teh juga harus diimbangi dengan konsumsi air putih yang seimbang, sehingga mencegah kristalisasi.

"Kalau dia minum teh dan kopi, habis itu nggak minum (air putih) atau minumnya sedikit. Itu yang menyebabkan dia mudah terjadi batu, badannya dehidrasi," katanya.

"Masalahnya di 24 jam kita kurang minum. Kan minum harusnya 8-10 gelas sehari. Kalau dia minumnya cuman pas buka segelas, pas sahur segelas itu yang bikin dia batu," tutupnya.



(dpy/kna)
Puasa Tetap Ngopi
5 Konten
Kebiasaan minum kopi sulit ditinggalkan begitu saja, termasuk saat puasa Ramadan. Dilematis, karena di satu sisi bisa menjadi booster energi, tapi di sisi lain bikin beser dan cepat haus. Bagaimana cara aman biar tetap bisa ngopi?
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads