Kondisi Terkini Penumpang Penerbangan asal Jakarta yang Positif Campak di Australia

Kondisi Terkini Penumpang Penerbangan asal Jakarta yang Positif Campak di Australia

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 27 Feb 2026 07:02 WIB
Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) (dok Kemenkes)
Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI (dok Kemenkes)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengungkap kondisi terkini dua pasien campak yang berasal dari penerbangan rute Jakarta ke Australia.

Adapun kasus campak tersebut melibatkan seorang perempuan (18) dengan riwayat vaksinasi lengkap dengan riwayat perjalanan dari Indonesia. Penumpang ini menempuh penerbangan rute Jakarta-Perth pada 7-8 Februari 2026. Gejala ruam muncul pada tanggal 8 Februari di Perth.

Kemudian kasus kedua melibatkan anak perempuan berusia enam tanpa riwayat imunisasi yang melakukan perjalanan Jakarta-Sydney pada 17 Februari 2026. Yang bersangkutan mengalami gejala demam, batuk dan pilek. Selain Jakarta, yang bersangkutan juga sempat melakukan perjalanan ke Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr Andi Saguni, mengatakan pemerintah telah berkomunikasi dengan pihak Australia. Saat ini, pasien perempuan 18 tahun sudah sembuh dari campak.

"Kami sudah dapat laporan dari otoritas kesehatan Australia, yang bersangkutan sudah sembuh pada 24 Februari 2026," kata Andi dalam konferensi pers daring, Kamis (26/2/2026).

Begitu juga pasien kedua yang berusia enam tahun sudah sembuh dari campak pada 26 Februari 2026.

ADVERTISEMENT



Untuk kasus perempuan 18 tahun, pasien sempat tinggal di Bandung, serta berkunjung ke salah satu mal dan rumah neneknya.

"Selama di Bandung, yang bersangkutan ada kontak erat dengan dua asisten rumah tangga, 1 sopi, 1 kerabat yang sempat tinggal serumah. Namun, tidak ada gejala," kata Andi.

Sementara untuk anak usia 6 tahun sempat tinggal di villa privat selama di Jakarta pada 10 sampai 17 Februari 2026. Sebelum tinggal di Jakarta, pasien sempat memiliki riwayat tinggal di Sumatera.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Vaksin Campak untuk Dewasa akan Diwajibkan? Ini Kata Kemenkes"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads