Populer Jadi Menu Buka Puasa, Segini Batas Makan Gorengan Biar Jantung Aman

Puasa Sehat Penuh Berkah

Populer Jadi Menu Buka Puasa, Segini Batas Makan Gorengan Biar Jantung Aman

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 27 Feb 2026 17:02 WIB
Ilustrasi menggoreng, gorengan, minyak goreng.
Foto: Getty Images/iStockphoto/trangiap
Jakarta -

Gorengan seolah menjadi menu takjil yang wajib ada di meja makan saat berbuka puasa. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih membuat makanan ini sangat digemari oleh banyak orang.

Namun, mengonsumsi gorengan secara berlebihan ternyata sangat tidak disarankan karena dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh, terutama jantung.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Yislam Aljaidi, SpJP FIHA menjelaskan bahwa idealnya saat berbuka puasa, tubuh membutuhkan asupan dengan gizi seimbang, bukan sekadar makanan tinggi lemak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya idealnya kita makan pola gizinya seimbang ya. Jadi sebenarnya kalau makanan-makanan dengan gorengan, apalagi sudah ditepungin lagi, itu karbo, dengan gorengan jadi ultra-process food lagi. Nah itu kadar lemaknya itu menjadi lebih tinggi. Jadi dia hanya tinggi karbohidrat dan tinggi lemak. Nah itu yang harus dipertimbangkan," ucapnya saat ditemui di Cibubur, Kamis (19/2/2026).

ADVERTISEMENT

Tetap Utamakan Gizi Seimbang

Meskipun gorengan masuk dalam kategori makanan olahan berlebih (ultra-processed food), dr Yislam mengatakan bahwa mengonsumsinya sesekali masih diperbolehkan. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan pola hidup yang tetap sehat.

"Cuma ya kalau makan sesekali sih boleh aja ya. Cuma baiknya ya tetap kita lakukan pola hidup sehat, tetap olahraga teratur, terus tetap makanan tergizi lainnya. Misalnya konsumsi makanan tinggi protein, tinggi lemak sehat, nah itu lebih penting kita atur pola makan gizi kita lebih seimbang," tambah dr Yislam.

Selama bulan Ramadan, pengaturan pola makan dengan pemenuhan gizi yang seimbang menjadi kunci agar tubuh tetap bugar.

Pada intinya, dr Yislam Aljaidi tidak menyarankan menjadikan gorengan sebagai menu utama berbuka yang dikonsumsi setiap hari, apalagi jika dikombinasikan dengan makanan atau minuman tinggi gula secara rutin.

"Sebenarnya nggak disarankan ya, baiknya sih tidak dikonsumsi secara rutin. Tapi ya namanya kalau kadang kepingin sesekali mah nggak ada salahnya," tegasnya.




(sao/kna)
Puasa Sehat Penuh Berkah
32 Konten
Selama puasa, terjadi perubahan pola makan dan ritme kehidupan secara keseluruhan. Adaptasi di awal mungkin agak menantang, tapi tetap bisa dilewati tanpa perlu banyak drama. Bahkan bagi yang punya masalah asam lambung, puasa bisa memberikan manfaat.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads