BGN Klarifikasi Viral Dapur MBG Dapat Rp 500 Juta Sehari: Itu untuk 12 Hari

BGN Klarifikasi Viral Dapur MBG Dapat Rp 500 Juta Sehari: Itu untuk 12 Hari

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sabtu, 28 Feb 2026 13:27 WIB
Ilustrasi MBG
Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva
Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang sempat viral terkait alokasi dana untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebelumnya ramai disebutkan setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) menerima Rp 500 juta per hari.

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional, Khairul Hidayati, menekankan dana Rp 500 juta yang dimaksud bukan dialokasikan per hari, melainkan untuk periode 12 hari.

"Dalam rangka transparansi dan akurasi informasi publik, kami sampaikan bahwa setiap SPPG menerima alokasi sekitar Rp 500 juta per dua belas hari," beber Hidayati di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan 93 persen dari total anggaran BGN disalurkan langsung ke SPPG di seluruh Indonesia tanpa melalui pemerintah daerah.

Dari total anggaran Rp 268 triliun, sekitar Rp 240 triliun disebut beredar langsung di daerah, dari Sabang sampai Merauke. Dalam keterangan yang beredar, disebutkan setiap 12 hari SPPG menerima sekitar Rp 500 juta. Namun, informasi itu kemudian dipahami keliru seolah-olah dana tersebut diterima per hari.

ADVERTISEMENT

BGN melakukan verifikasi internal dan memastikan bahwa yang benar adalah Rp 500 juta untuk kebutuhan operasional selama 12 hari.

Tetap Disalurkan Langsung ke SPPG

Meski ada koreksi soal periode waktu, mekanisme penyaluran dana tetap tidak berubah. BGN menegaskan anggaran tetap disalurkan langsung ke SPPG tanpa melalui pemerintah daerah.

Skema ini diklaim sebagai model baru dalam tata kelola anggaran, saat dana pusat langsung menggerakkan unit layanan di daerah.

Menurut BGN, perputaran dana tersebut ikut mendorong ekonomi lokal karena SPPG menyerap bahan pangan dari produsen setempat. Hal ini disebut berdampak pada peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang rata-rata kini mencapai 125, sehingga memberi ruang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga petani.

BGN menegaskan klarifikasi ini dilakukan untuk menjaga transparansi dan memastikan informasi yang diterima publik tidak menyesatkan.

"Kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan informasi yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat," tutup Hidayati.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: BGN Siapkan Paket Bundling Kemasan Sehat MBG buat Libur Lebaran"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads