Dehidrasi hingga Kurang Tidur, Ini Pemicu Sakit Kepala saat Mudik

Dehidrasi hingga Kurang Tidur, Ini Pemicu Sakit Kepala saat Mudik

Hana Nushratu Uzma - detikHealth
Jumat, 27 Feb 2026 20:28 WIB
A tired young-adult Asian man is suffering from headaches or eye strain while driving a car for long hours. People and vehicle concepts
Foto: Getty Images/BongkarnThanyakij
Jakarta -

Perjalanan mudik yang panjang, kepadatan lalu lintas, hingga perubahan kondisi selama di perjalanan kerap memicu sakit kepala.

Kondisi ini sering kali membuat tubuh cepat lelah dan konsentrasi menurun, sehingga perjalanan terasa semakin berat. Agar mudik tetap nyaman dan aman, penting untuk memahami penyebab serta cara mencegah dan mengatasinya.

Penyebab Sakit Kepala Saat Mudik

Sebelum mencari solusi, kenali terlebih dahulu beberapa faktor yang bisa memicu sakit kepala saat perjalanan jauh. Beberapa di antaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Dehidrasi atau kurangnya asupan cairan yang dapat mengurangi suplai oksigen ke otak
  • Kurang istirahat sebelum atau selama perjalanan
  • Terlalu lama menggunakan gadget di kendaraan
  • Mabuk perjalanan
  • Perubahan tekanan udara, terutama saat bepergian dengan pesawat.

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Kepala Saat Mudik

Dikutip dari laman Bodrex, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar perjalanan lebih nyaman dan tetap fokus selama berkendara:

1. Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Jika tidak berpuasa saat mudik, pastikan mengonsumsi sarapan bergizi sebelum berangkat. Asupan nutrisi yang cukup membantu menjaga stamina dan konsentrasi selama perjalanan.

ADVERTISEMENT

2. Cukupi Kebutuhan Cairan

Dehidrasi menjadi salah satu pemicu utama sakit kepala. Bawalah persediaan air mineral yang cukup dan minum secara berkala untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

3. Hindari Begadang

Menjelang hari keberangkatan, usahakan tidur cukup. Istirahat yang optimal membantu tubuh lebih siap menghadapi perjalanan panjang. Jika memungkinkan, lakukan olahraga ringan untuk menjaga kebugaran tanpa memaksakan diri.

4. Istirahat Secara Berkala

Jika menggunakan kendaraan pribadi, atur waktu istirahat secara rutin. Salah satu pola yang bisa diterapkan adalah berkendara sekitar tiga jam lalu berhenti untuk beristirahat.

Gunakan waktu tersebut untuk makan (jika tidak berpuasa), meregangkan otot, atau tidur sejenak. Bila memungkinkan, bergantian menyetir dengan anggota keluarga lain agar tubuh tidak terlalu lelah.

5. Konsumsi Vitamin dan Suplemen

Vitamin dan suplemen dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta konsentrasi. Bagi yang berpuasa, konsumsi saat sahur agar tubuh tetap bugar sepanjang perjalanan.

6. Perhatikan Posisi Duduk

Duduklah dengan posisi tegap dan hindari terlalu lama menunduk. Posisi tubuh yang kurang tepat dapat menyebabkan ketegangan pada otot leher dan bahu, yang berujung pada sakit kepala.

7. Lakukan Pijatan Ringan

Jika mulai terasa nyeri, berhentilah sejenak dan berikan pijatan ringan pada area pelipis atau tengkuk. Cara ini dapat membantu meredakan ketegangan meski tidak langsung menghilangkan rasa sakit sepenuhnya.

8. Minum Obat Sakit Kepala yang Tidak Menyebabkan Kantuk

Apabila nyeri tak tertahankan, konsumsi obat sakit kepala yang efektif dan tidak menimbulkan rasa kantuk, terutama jika masih harus mengemudi. Pastikan obat tersebut aman diminum sebelum makan agar dapat meredakan keluhan dengan cepat.

Dengan persiapan yang matang dan langkah pencegahan yang tepat, perjalanan mudik bisa tetap nyaman tanpa terganggu sakit kepala.

Jangan abaikan sinyal tubuh, karena kondisi fisik yang prima menjadi kunci utama keselamatan selama perjalanan.




(akn/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads