Tak Bisa Lepas dari Kopi saat Sahur? Urolog Jelaskan Dampaknya pada Tubuh

Puasa Sehat Penuh Berkah

Tak Bisa Lepas dari Kopi saat Sahur? Urolog Jelaskan Dampaknya pada Tubuh

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Rabu, 04 Mar 2026 03:15 WIB
Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Bagi sebagian orang, memulai hari tanpa secangkir kopi terasa kurang lengkap. Tak heran, kebiasaan ini juga terbawa hingga waktu sahur. Namun, selama Ramadan, konsumsi kopi saat sahur sebaiknya dipertimbangkan kembali.

Minum kopi saat sahur dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil karena kandungan kafeinnya bersifat diuretik. Akibatnya, tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat dan berisiko mengalami dehidrasi sebelum waktu berbuka. Kondisi ini tentu dapat membuat tubuh terasa lemas dan kurang nyaman saat menjalani puasa.

Menurut dokter spesialis urologi Prof dr Ponco Birowo, SpU, Subsp.And(K), PhD kopi memiliki sifat diuretik ringan karena kandungan dari kafeinnya, sehingga memicu ginjal untuk mengeluarkan lebih banyak natrium dan air melalui urine.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diuretik itu menyebabkan kita memproduksi kencing dalam jumlah banyak. Artinya kita mengeluarkan cairan dari tubuh kita," kata Prof Ponco saat ditemui detikcom di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

"Kita kan harus berpuasa nanti sampai magrib, kalau cairannya pagi-pagi udah keluar semua mungkin kita relatif terjadi dehidrasi," sambungnya.

Terkait kopi, Prof Ponco menekankan untuk pasien-pasien yang memiliki riwayat batu saluran kemih atau infeksi saluran kemih berulang, tidak disarankan untuk mengonsumsi kopi di waktu sahur. Ini bertujuan untuk menghindari efek diuretik tersebut.

"Kalau ada orang yang riwayat batu (ginjal) itu bisa jadi kambuh batunya atau kalau dia infeksi, bisa terjadi infeksi lagi," tutupnya.




(dpy/suc)
Puasa Sehat Penuh Berkah
32 Konten
Selama puasa, terjadi perubahan pola makan dan ritme kehidupan secara keseluruhan. Adaptasi di awal mungkin agak menantang, tapi tetap bisa dilewati tanpa perlu banyak drama. Bahkan bagi yang punya masalah asam lambung, puasa bisa memberikan manfaat.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads