Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melakukan patroli siber di marketplace. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengungkapkan, sepanjang 2025 ditemukan 197.725 tautan penjualan produk yang tidak sesuai ketentuan. Dari jumlah tersebut, tautan terbanyak adalah penjualan kosmetik ilegal, yang mencapai 73.722 tautan.
"Dari ribuan akun yang telah di-takedown, BPOM mengidentifikasi dan meninventarisasi top 10 produk obat, obat tradisional, obat kuasi, supelemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan ilegal/mengandung berbahaya yang beredar di marketplace," beber Taruna dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (7/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kosmetik ilegal yang mengandung hidrokinon merupakan produk terbanyak yang ditemukan di marketplace, dengan jumlah hampir 4,6 juta produk. Produk ini berasa dari dalam negeri dan China, dengan wilayah penjualan terbanyak di Jakarta Timur dan Kabupaten Tangerang.
Beberapa contoh skincare dan kosmetik yang ditemukan berupa cream racikan farmasi dan CAPPUVINI Matte Lip Glaze Dark Series. Dari top 10 produk tersebut, ada toner pelicin ekstrak lemon yang dipastikan mengandung hidrokuinon yang dilarang dalam kosmetik.
"Penggunaannya berpotensi mengakibatkan penggelapan warna kulit, serta perubahan warna kornea dan kuku," tambahnya.
Berikut daftar top 10 skincare dan kosmetik ilegal berbahaya dengan penjualan tertinggi yang diungkap BPOM:
- Cream racikan farmasi dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kota Administrasi Jakarta Timur yang tidak memiliki izin edar (TIE).
- CAPPUVINI Mate Lip Glaze Dark Series dari China. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kabupaten Tangerang dan tanpa izin edar (TIE).
- Body Whitening Super dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kabupaten Kudus dan tanpa izin edar (TIE).
- Masker gelatin dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kota Medan dan tanpa izin edar (TIE).
- Magic Casa Chocolate Lip Glaze dari China. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kabupaten Tangerang dan tanpa izin edar (TIE).
- Toner pelicin ekstrak lemon dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kabupaten Bogor dan mengandung hidrokuinon.
- HB IP dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kabupaten Bandung dan tanpa izin edar (TIE).
- Zayora Salep Glowing dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kota Depok dan tanpa izin edar (TIE).
- Myho Glitter Eyeshadow dari China. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kota Administrasi Jakarta Barat dan tanpa izin edar (TIE).
- Meidian Green Mask Stick dari China. Wilayah penjualan terbanyak berada di Kabupaten Tangerang dan tanpa izin edar (TIE).
Simak Video "25 Tahun BPOM RI Hadapi Tantangan Keamanan Obat dan Makanan"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)











































