Perlu Tahu, Ini Ciri-ciri Dispenser Ditumbuhi Bakteri

Perlu Tahu, Ini Ciri-ciri Dispenser Ditumbuhi Bakteri

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Senin, 16 Mar 2026 20:33 WIB
A water cooler dispenser in the office
Peralatan rumah tangga yang jarang dicuci rentan ditumbuhi bakteri. Foto: Getty Images/Stockah
Jakarta -

Idealnya, peralatan rumah tangga yang bersentuhan dengan makanan dan minuman harus sering-sering dicuci. Sayangnya tidak semua peralatan bisa dibersihkan semudah mencuci piring dan gelas, sehingga rentan ditumbuhi bakteri.

Salah satunya dispenser, yang secara langsung bersinggungan dengan air minum untuk dikonsumsi sehari-hari. Coba ingat-ingat saja, kapan terakhir kali membersihkan permukaan bagian dalam dispenser? Pasti jarang, atau malah tidak pernah.

Praktisi kesehatan dr Anton D Saputra, SpA, AIFO-K menjelaskan, permukaan yang ditumbuhi mikroba umumnya bisa dikenali dari lapisan yang disebut biofilm. Jika diraba, lapisan ini membuat permukaan terasa lebih licin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artinya pasti di situ ada makhluk hidup, bisa bakteri atau alga, yang ngebuat lapisan, sehingga kalau kita pegang licin," jelasnya saat berbincang dengan detikcom.

Sumber kontaminasi bakteri maupun mikroba lain bisa berasal dari mana saja. Termasuk dari air minum, yang mungkin berasal dari sumber yang tidak steril.

ADVERTISEMENT

"Paling sering itu E. coli. E. coli itu adalah bakteri yang biasanya ada di saluran cerna kita. Keluarnya barengan sama feses," terang dr Anton.

Sanken Dispenser HWD-C583VLVSanken Dispenser HWD-C583VLV Foto: dok. Sanken

Ketika air minum terkontaminasi bakteri, maka salah satu risikonya adalah gangguan pencernaan. Diare merupakan keluhan paling sering dikaitkan dengan infeksi bakteri pada sistem pencernaan manusia.

"Sebenarnya tubuh kita sih punya untuk ngelawan ya, ada asam lambung, ada imunitas juga," lanjut dr Anton.

"Tapi terutama kalau pada anak-anak, apalagi anak bayi yang sistem imunnya masih belum sempurna, atau asam lambungnya nggak sekuat seperti orang dewasa, nggak sebanyak seperti orang dewasa, tetap lebih mudah untuk terjadi infeksi. Jadi memang kalau untuk anak-anak kita akan lebih ekstra ya, buat jaga kebersihannya gitu," terangnya.

Jika memungkinkan, sering-sering membersihkan permukaan yang berkontak dengan air minum akan mengurangi risiko infeksi bakteri. Dan karena bagian tertentu seperti saluran perpipaan sulit dijangkau untuk dibersihkan, beberapa produk juga menyertakan teknologi antibakteri untuk mencegah pertumbuhan mikroba.




(up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads