Sebuah kasus yang dipublikasikan di jurnal BMJ Case Reports menjadi peringatan keras terkait konsumsi suplemen. Kasus ini terjadi pada seorang pria yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat terlalu banyak mengonsumsi vitamin D.
Diketahui, pria yang tidak disebutkan intensitasnya itu mengalami serangkaian komplikasi kesehatan yang serius. Mulai dari mual, muntah, nyeri perut, kram kaki, telinga berdenging (tinnitus), hingga penurunan berat badan sebanyak 12,7 kg tanpa sebab yang jelas.
Penyebab Keluhan Muncul
Setelah dilakukan serangkaian tes, dokter mendiagnosisnya mengalami hipervitaminosis D. Itu merupakan kondisi keracunan akibat akumulasi vitamin D yang berlebihan di dalam tubuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi fatal ini terungkap setelah pasien mengaku menjalanin protokol suplemen atas saran seorang ahli gizi pribadi. Ia mengonsumsi lebih dari 20 jenis suplemen tanpa resep, termasuk 150.000 IU (International Units) vitamin D setiap hari.
Jumlah tersebut 200 kali lipat lebih tinggi dari rekomendasi harian standar. Umumnya, orang dewasa direkomendasikan untuk mengonsumsi 600-800 IU per hari.
Efek Keracunan Vitamin D
Salah satu bahaya terbesar dari keracunan vitamin D adalah sifatnya yang larut dalam lemak. Berbeda dengan vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C, yang bisa dikeluarkan melalui urine.
Sementara itu, vitamin D akan tersimpan di dalam hati dan sel lemak.
Dalam kasus ini, tes yang dilakukan lebih lanjut berhasil menyangkal kemungkinan penyakit kanker. Tetapi, hasil pemeriksaan menunjukkan ginjal pasien tidak berfungsi dengan baik.
"Karena waktu paruhnya yang lama (sekitar dua bulan), gejala keracunan bisa bertahan selama berminggu-minggu meskipun pasien sudah berhenti mengonsumsi suplemen tersebut," catat penulis studi tersebut.
Bahkan dua bulan setelah keluar dari rumah sakit, kadar vitamin D pria ini dilaporkan masih sangat tinggi meski kadar kalsiumnya sudah mulai normal.
Fungsi Vitamin D
Vitamin D sebenarnya berfungsi membantu tubuh menyerap kalsium untuk memperkuat tulang dan sistem imun. Dikutip dari NHS, zat ini membantu mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh.
Nutrisi ini dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot. Tetapi, saat kadarnya terlalu tinggi, vitamin D memicu hiperkalsemia atau penumpukan kalsium yang berlebihan dalam darah.
Gangguan Fungsi Organ
Ternyata, kelebihan konsumsi vitamin D juga bisa berdampak buruk pada organ tubuh. Hal yang terjadi, seperti:
- Ginjal: Pembentukan batu ginjal hingga gagal ginjal.
- Jantung dan Otak: Gangguan irama jantung, kebingungan, hingga koma.
- Pencernaan: Sembelit, tukak lambung, dan pankreatitis.
- Psikologis: Depresi, psikosis, dan apatis.
Lihat juga Video: Fakta-fakta Makan Jengkol Bikin Ginjal Rusak, Benarkah?











































