Menyoal Efek Sabu di Balik Tragedi Xenia Maut di Sidoarjo, 2 Nyawa Melayang

Menyoal Efek Sabu di Balik Tragedi Xenia Maut di Sidoarjo, 2 Nyawa Melayang

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Rabu, 25 Mar 2026 13:03 WIB
Detik-detik Xenia Tabrak 2 Wanita di Sidoarjo Sampai Tewas
Foto: Tangkapan Layar Video Viral
Jakarta -

Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Candi, tepatnya di depan pabrik gula, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sebuah mobil Daihatsu Xenia menabrak dua pengguna jalan hingga menyebabkan keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban-korban tersebut diketahui berinisial KH (52), pengendara sepeda listrik, dan MA (66), pengayuh sepeda angin yang sehari-hari berjualan sayur.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugerah Putra mengatakan sopir tersebut diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis sabu setelah dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara Pusdik Gasum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami curiga dan lakukan tes urine, hasilnya menunjukkan positif sabu," ungkap Yudhi, dikutip dari detikJatim, Rabu (25/3/2026).

Bahaya Narkotika Jenis Sabu

Metamfetamin, yang lebih dikenal sebagai sabu, adalah narkotika yang sangat berbahaya dan memiliki dampak buruk yang serius terhadap kesehatan fisik, mental, dan kehidupan sosial penggunanya.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari laman Badan Narkotika Nasional (BNN) berikut beberapa dampak buruk dari penggunaan sabu:

1. Kerusakan Fisik

Sabu dapat memberikan kerusakan pada sistem saraf pusat seperti merusak sel-sel otak terutama yang berhubungan dengan dopamin, neurotransmitter yang mengatur suasana hati, motivasi, dan kesenangan.

Sabu juga dapat menurunkan fungsi kardiovaskular, seperti meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kardiovaskular, termasuk serangan jantung, stroke, dan gagal jantung.

Ada pula kerusakan gigi dan mulut, seperti membuat mulut kering dan gusi meradang. Nafsu makan juga akan terganggu, sehingga bisa menyebabkan malnutrisi dan penurunan berat badan.

2. Gangguan Mental

Penggunaan sabu dapat menyebabkan psikosis, termasuk halusinasi, delusi, dan paranoia. Pengguna sering merasa dikejar atau diancam oleh orang lain, yang dapat memicu perilaku agresif atau kekerasan.

Sabu dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif, termasuk masalah memori, kesulitan berkonsentrasi, dan penurunan kemampuan untuk membuat keputusan.

Setelah efek euforia sabu mereda, pengguna sering mengalami perasaan depresi dan kecemasan yang mendalam.

3. Risiko Penyakit Tambahan

Pengguna sabu yang menyuntikkan obat ini berisiko tinggi tertular penyakit menular seperti HIV dan hepatitis melalui jarum yang tidak steril. Lalu, overdosis sabu bisa sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian akibat serangan jantung, stroke, atau gagal napas.

Saksikan juga Sosok: Mimpi Yoga "Yow" Ardian, Lahirkan Juara Akrobat dari Gang Sempit Jakarta

Halaman 2 dari 2
(dpy/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads