Menu MBG 5 Hari dalam Sepekan, Tak Ada Lagi Pangan Kering Kecuali di Wilayah Ini

Menu MBG 5 Hari dalam Sepekan, Tak Ada Lagi Pangan Kering Kecuali di Wilayah Ini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 31 Mar 2026 14:11 WIB
Siswa membawa makan bergizi gratis di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/1/2026). Kementerian Keuangan melaporkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun per 31 Desember 2025 a
Foto: ANTARA FOTO/Yudi Manar
Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) membatasi pemberian makanan kering terkait program makan bergizi gratis (MBG). Seperti diberitakan sebelumnya, BGN juga memangkas jadwal MBG menjadi 5 hari dalam sepekan.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang menyebut aturan ini demi memastikan kualitas makanan tetap segar dan aman saat disantap siswa. Ketentuan 5 hari dinilai paling efektif dalam menjaga bahan pangan.

"Makanan fresh food dibagikan hanya lima hari untuk anak sekolah," ujar Nanik di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Kelompok Bumil dan Balita

Terkecuali untuk kelompok berisiko seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kategori 3B, distribusi makanan dipastikan Nanik tetap berjalan hingga hari Sabtu.

"Untuk 3B, mekanisme pendistribusiannya seperti biasa sampai hari Sabtu," kata dia.

Nanik menekankan kelompok tersebut membutuhkan asupan gizi lebih intensif dan berkelanjutan.

Kebijakan tersebut juga berlaku untuk wilayah 3T tertinggal, terdepan, dan terluar. Di daerah tersebut, distribusi makanan tidak berupa makanan olahan, melainkan bahan pangan kering lantaran keterbatasan infrastruktur, akses distribusi, hingga fasilitas penyimpanan bahan pangan.

"Untuk wilayah 3T diberikan makanan kering, bukan makanan olahan. Contohnya seperti susu, buah, roti, dan bahan pangan lain yang lebih mudah disimpan serta didistribusikan," kata Nanik.




(naf/naf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads