Viral Mobil MBG di Lombok Dipakai Jemput Penumpang-Wisata, BGN Buka Suara

Viral Mobil MBG di Lombok Dipakai Jemput Penumpang-Wisata, BGN Buka Suara

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Jumat, 03 Apr 2026 11:31 WIB
Jakarta -

Viral di media sosial memperlihatkan dua mobil SPPG untuk program MBG di Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga disalahgunakan. Mobil ini diduga dipakai untuk menjemput penumpang di Bandara Internasional Lombok hingga berwisata ke Pantai Malimbu, Lombok Barat.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan pihaknya sudah melakukan verifikasi ke lapangan. Namun, BGN belum bisa mendapatkan nomor polisi dari mobil-mobil tersebut.

"Jadi mengambil gambarnya itu hanya SPPG-nya saja. Ada dua kejadia, kami sudah dua minggu mencari kejadian itu dan tidak ada nomor polisi yang tertera dalam video maupun gambar," kata Dadan di Jakarta, Kamis (2/4/2026),

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kurangnya informasi berupa nomor kendaraan ini, lanjut Dadan membuat pihaknya belum bisa memberikan tindakan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

"Kami belum bisa menentukan dari SPPG mana, karena hanya tulisan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi," kata Dadan.

"Kalau ada nomor polisinya kan kami bisa tahu di mana itu ada," sambungnya.

Sebelumnya, Koordinator Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Nusa Tenggara Barat (NTB) Eko Prasetyo mengaku telah menerima laporan terkait penggunaan mobil MBG yang tidak semestinya.

"Sudah kami terima laporannya beberapa hari yang lalu. Sudah instruksikan di wilayah untuk melaporkan kejadian tersebut," kata Eko dikonfirmasi detikBali, Selasa (31/3/2026).

Eko menyebut video viral itu telah disebarkan ke seluruh kepala SPPG di Pulau Lombok untuk mengidentifikasi kendaraan yang dimaksud. Namun, hingga kini pemilik mobil belum diketahui karena nomor polisi tidak terlihat jelas dalam video.

Sementara itu, terkait mobil berwarna hitam yang diduga digunakan untuk berwisata ke Pantai Malimbu, pihaknya masih melakukan penelusuran.

"Jadi kami tegaskan sangat tidak boleh mobil SPPG dipakai kemanapun kecuali antar ompreng. Intinya tidak diperkenankan, kami sewa untuk distribusi MBG dan ambil ompreng kembali," tegasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pemerintah Ubah Distribusi MBG Jadi 5 Hari Sekolah "
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads