Menyoal Cyberbullying Istri Bastoni, 'Dirujak' usai Kartu Merah Suami

Menyoal Cyberbullying Istri Bastoni, 'Dirujak' usai Kartu Merah Suami

detikHealth
Sabtu, 04 Apr 2026 05:05 WIB
Devandra Abi Prasetyo
Ditulis oleh:
Devandra Abi Prasetyo
Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fans Manchester United yang juga eks pesepakbola semi-profesional. Banyak menulis soal olahraga dari sudut pandang hidup sehat.
Alessandro Bastoni receives a red card during the FIFA World Cup 2026 Qualifying Play-off match between Bosnia and Herzegovina and Italy at Stadion Bilino Polje in Zenica, Bosnia and Herzegovina, on March 31, 2026. (Photo by Giacomo Cosua/NurPhoto vi
'Hadiah' kartu merah untuk Bastoni usai melanggar Amar Memic (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Jakarta -

Camilla Bresciani, istri dari pemain Timnas Sepakbola Italia, Alessandro Bastoni, mendapatkan cyberbullying di media sosial. Bahkan, Camilia sampai menutup kolom komentar Instagram-nya.

Camilia apesnya juga menjadi sasaran kekesalan warganet, usai sang suami dianggap sebagai biang kerok gagalnya Gli Azzuri lolos ke Piala Dunia 2026. Kegagalan ini memastikan Italia absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang sepak bola paling bergengsi dunia itu.

Menyoal Cyberbullying

Dikutip dari laman stopbullying Amerika Serikat (AS), cyberbullying atau perundungan siber adalah perundungan yang terjadi melalui perangkat digital seperti telepon seluler, komputer, dan tablet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cyberbullying dapat terjadi melalui pesan teks, aplikasi, atau daring di media sosial, forum, atau permainan tempat orang dapat melihat, berpartisipasi, atau berbagi konten.

Cyberbullying mencakup pengiriman, postingan, atau berbagi konten negatif, berbahaya, palsu, atau jahat tentang orang lain. Ini dapat mencakup berbagi informasi pribadi atau rahasia tentang orang lain yang menyebabkan rasa malu atau penghinaan.

ADVERTISEMENT

Dampak Cyberbullying

Meskipun tidak mendapat aksi perundungan secara langsung, dalam kasus cyberbullying, sasaran hujatan juga bisa merasakan dampak yang serius.

Dikutip dari Beyond Blue Australia, dampaknya bisa sangat serius dan mungkin akan semakin memburuk jika terus berlanjut. Korban perundungan mungkin merasa:

  • Kesepian
  • Tidak berharga
  • Sedih
  • Marah
  • Depresi
  • Cemas
  • Pikiran untuk bunuh diri

Hal ini dapat menyebabkan orang menarik diri dari pergaulan sosial. Perundungan siber dapat menurunkan harga diri seseorang dan menyebabkan konsekuensi yang menghancurkan.

Halaman 2 dari 2
(dpy/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads