Menkes Ungkap Kebiasaan Warga RI yang Picu Lonjakan Gagal Ginjal

Menkes Ungkap Kebiasaan Warga RI yang Picu Lonjakan Gagal Ginjal

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Selasa, 21 Apr 2026 08:03 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin membeberkan penanganan kejadian luar biasa (KLB) campak di Indonesia saat rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/4/2026). Kemenkes memprioritaskan vaksinasi campak bagi kelompok dewasa, menyusul
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terang-terangan mengatakan adanya peningkatan kasus gagal ginjal di Indonesia. Kasus ini meningkat setidaknya dalam lima tahun terakhir.

Menurut Menkes, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya beban pembiayaan di BPJS Kesehatan hingga 476,2 persen, 'mengalahkan' penyakit jantung, kanker, hingga stroke.

"Ada juga beberapa angka menarik, misalnya ginjal tuh, naiknya sampai 476 persen tuh dalam lima tahun terakhir," kata Menkes dalam pemaparannya saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menkes menambahkan, kebijakan Nutri-Level diharapkan dapat menjadi solusi untuk menekan angka gagal ginjal di RI. Pasalnya, Nutri-Level akan melabeli makanan hingga minuman, berdasarkan peringkat kandungan Gula, Garam, dan Lemak (GGL).

ADVERTISEMENT

Sistem ini menggunakan peringkat A (hijau tua, paling sehat) hingga D (merah, perlu dibatasi) untuk membantu konsumen memilih produk dengan lebih bijak.

"Ginjal itu penyebab utamanya gula, pak. Itu sebabnya kami mau tekan gula ini supaya jangan sampai orang Indonesia gagal ginjal sampai Rp 13 triliun sendiri BPJS hanya untuk bayar beban ginjal," katanya.




(dpy/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads