KAI Ungkap Kondisi Terkini 91 Korban Tragedi Bekasi yang Dirawat di RS

KAI Ungkap Kondisi Terkini 91 Korban Tragedi Bekasi yang Dirawat di RS

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 29 Apr 2026 15:02 WIB
Petugas berhasil menyelamat korban selamat di dalam gerbong kereta di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Penanganan korban kecelakaan kereta di lintas Bekasi-Cikarang masih terus berlangsung. Di tengah upaya pemulihan operasional, fokus utama saat ini diarahkan pada kondisi para korban yang sebagian masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia, Anne Purba, menyampaikan total korban mencapai 107 orang.

"Sebanyak 16 orang meninggal dunia, sementara 91 lainnya mengalami luka-luka," beber Anne, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih dari 40 Korban Masih Dirawat

ADVERTISEMENT

Dari total korban luka, sebanyak 43 orang telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis. Namun, lebih dari 40 korban lainnya hingga kini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian korban masih membutuhkan penanganan lanjutan, baik karena luka berat maupun pemulihan pasca-trauma akibat kecelakaan.

"Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan," lanjut Anne.

Duka dan Prioritas Penanganan

Pihak KAI menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden tersebut. Dukungan terhadap keluarga korban menjadi salah satu prioritas, termasuk dalam hal penyediaan informasi dan bantuan administratif.

Selain itu, barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian juga tengah didata untuk kemudian dikembalikan secara bertahap kepada keluarga melalui mekanisme yang terkoordinasi.

Korban dirujuk ke berbagai fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Sebelumnya diberitakan, RSUD Bekasi yang menangani 54 korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur mengungkap mayoritas dari mereka mengalami luka memar hingga patah tulang, dan hendak naik ke meja operasi.

"Ada yang dioperasi, kemudian juga persiapan operasi, ada yang patah tulang, ada di beberapa bagian, tangan, kaki," kata Direktur RSUD Bekasi Ellya Niken Prastiwi kepada wartawan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: RSUD Bekasi Terima 2 Pasien Baru Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur"
[Gambas:Video 20detik] (naf/kna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads