Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga perjuangan panjang bagi para korban selamat.
Salah satunya bernama Sariyati (63), yang harus menjalani operasi pengangkatan limpa di RSUD Bekasi pada Rabu (29/4). Sariyati merupakan salah satu korban pada insiden malam itu.
"Kondisi ibunya (Sariyati) kemarin telah dilakukan operasi ya pengangkatan lien (limpa) karena organ dalamnya itu ada beberapa bagian yang hancur seperti itu," kata Nia, relawan pendamping pasien dikutip dari Antara, Kamis (30/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini sudah sadar, tapi masih dalam pemulihan. Sudah masuk ke ruang rawat sih," sambungnya.
Di Bekasi, Sariyati diketahui tidak memiliki keluarga yang bisa ikut mendampingi dirinya. Karena keluarga pasien berada di Sumatera Utara, sehingga proses pendampingan dilakukan oleh relawan.
Pada malam kejadian, Sariyati ada di dalam kereta bersama anaknya, yang juga menjadi salah satu korban selamat dengan mengalami luka ringan.
Polisi Usut Kecelakaan
Korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang. Seorang korban meninggal setelah sempat dirawat di ICU.
Atas insiden ini, polisi tengah mengusut penyebab kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi Timur. Polisi akan mendalami ada tidaknya unsur kelalaian atau human error dari tragedi maut yang menewaskan belasan orang itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kecelakaan tersebut. Dia menyebut semua unsur akan diperiksa dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP," kata Budi.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek dan sejumlah petugas stasiun juga bakal diperiksa Kamis (30/4). Sementara sopir taksi Green SM berinisial REP sudah lebih dulu diperiksa.
"Untuk agenda riksa (pemeriksaan) petugas (masinis, petugas stasiun, polsuska) dari PT KAI akan dilaksanakan di kantor PT KAI besok," kata Budi.
"Untuk driver taksi online inisial RRP diminta keterangan kemarin Selasa dan hari ini Rabu di Polres Metro Bekasi Kota," lanjutnya.
Simak Video "Video: RSUD Bekasi Terima 2 Pasien Baru Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur"
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/naf)











































