Presiden Prabowo Subianto menanyakan langsung kebermanfaatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
"Kita juga beri perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini kita berikan untuk rakyat berpenghasilan rendah sebesar Rp 500 triliun," kata Prabowo, dikutip dari detikNews, Jumat (1/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kemudian menyinggung program andalannya, yakni Makan Bergizi Gratis, dan menanyakan langsung tanggapan para buruh yang hadir.
"Kita juga beri MBG. Saya tanya ke saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak?" tanya Prabowo, yang disambut sahutan massa.
Prabowo menekankan bahwa program tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, terutama dalam mengatasi masalah kekurangan gizi pada anak.
"MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita. Saudara-saudara sekalian anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi, badannya kecil, selnya tidak berkembang. Dengan MBG, ekonomi kita hidup di mana-mana," ujarnya.
Selain aspek kesehatan, Prabowo juga menyoroti dampak ekonomi dari program tersebut. Ia menyebut, kebutuhan bahan pangan untuk MBG akan mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor.
"Rakyat butuh telur, rakyat butuh daging, sayur, susu, ikan, ekonomi kita hidup petani dapat penghasilan, saudara-saudara sekalian. Uang ini semua beredar. Indonesia tambah sejahtera," ucapnya.
Menurut Prabowo, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(naf/naf)











































