Rayakan Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Hadirkan Talkshow Inspiratif

Rayakan Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Hadirkan Talkshow Inspiratif

Hana Nushratu Uzma - detikHealth
Senin, 01 Jun 2026 12:32 WIB
Rayakan Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Hadirkan Talkshow Inspiratif
Foto: Hana Nushratu Uzma/detikcom
Jakarta -

Dalam rangka memperingati World Milk Day (Hari Susu Sedunia) dan Hari Susu Nusantara yang jatuh pada 1 Juni, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menggelar talkshow inspiratif bertajuk 'Kebaikan Susu untuk Temani Langkahmu, Kini dan Nanti'.

Talkshow ini merupakan salah satu rangkaian acara 'Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' yang digelar di Atrium Bintaro Xchange Mall (BXC) 2, Tangerang Selatan (Tangsel).

Melalui kegiatan ini, FFI mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya pola makan bergizi seimbang, termasuk menjadikan susu sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari. Marketing Director FFI Intan Ayu Kartika mengatakan susu merupakan salah satu bentuk investasi kesehatan jangka panjang karena mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bertepatan dengan World Milk Day dan Hari Susu Nusantara, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia memahami pentingnya pola gizi seimbang, termasuk susu dan berbagai manfaatnya. Susu mengandung nutrisi makro dan mikro seperti protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang berperan mendukung perkembangan otak, menjaga daya tahan tubuh, serta membantu tubuh tetap kuat dan aktif di setiap tahapan kehidupan," ujar Intan, dalam acara 'Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti', Minggu (31/5/2026).

Intan menjelaskan Frisian Flag telah hadir di Indonesia selama lebih dari 100 tahun dan terus menghadirkan berbagai inovasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap anggota keluarga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.

ADVERTISEMENT

Selain itu, FFI juga bekerja sama dengan lebih dari 30 ribu peternak sapi perah lokal yang setiap hari memasok ratusan ton susu segar ke pabrik FFI di Cikarang.

Terkait acara yang digelar selama tiga hari terakhir, Intan menyebut antusiasme masyarakat terhadap acara ini sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari ramainya pengunjung yang datang selama kegiatan berlangsung.

"Acara ini kami hadirkan untuk keluarga. Anak-anak, remaja, maupun orang tua bisa terlibat dan menikmati berbagai aktivitas yang kami siapkan," kata Intan.

Melalui kegiatan 'Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti', FFI berharap masyarakat semakin memahami manfaat susu sebagai bagian dari pola hidup sehat yang didukung oleh asupan gizi seimbang dan aktivitas fisik yang cukup.

"Harapannya, kita ingin masyarakat Indonesia semakin sadar, semakin mengerti, bahwa banyak kebaikan dari susu. Makanya, susu sebagai bagian dari gaya hidup sehat," ujar Intan.

"Untuk pemenuhan gizi dan nutrisi yang juga dibarengi dengan hidup aktif. Kita juga ingin menunjukkan bahwa Frisian Flag selalu berkomitmen untuk membantu pemerintah mewujudkan generasi yang lebih sehat dan lebih aktif. Tidak hanya kini, tetapi juga nanti," sambungnya.

Pentingnya Kualitas Susu dari Peternakan

Rayakan Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Hadirkan Talkshow InspiratifFoto: Hana Nushratu Uzma/detikcom

Guru Besar Bidang Ilmu dan Teknologi Susu Fakultas Peternakan Institut Peternakan Bogor (IPB) Prof Dr Ir Epi Taufik menjelaskan kualitas susu tidak hanya ditentukan saat proses pengolahan di pabrik, tetapi sudah dimulai sejak tahap peternakan.

Menurut Prof Epi, kesehatan sapi, kualitas pakan, kebersihan lingkungan kandang, hingga penerapan higiene dan sanitasi yang baik menjadi faktor penting dalam menghasilkan susu berkualitas tinggi.

"Kualitas susu ditentukan sejak awal. Jika peternak memperhatikan kesehatan ternak, kebersihan lingkungan, serta proses pemerahan yang higienis, maka susu yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang baik, aman, dan memenuhi standar industri," jelas Prof Epi.

Prof Epi menambahkan konsep tersebut dikenal dengan istilah 'from the grass to the glass', yaitu memastikan kualitas susu terjaga mulai dari pakan yang dikonsumsi sapi hingga akhirnya sampai ke tangan konsumen.

Di sisi lain, Prof Epi juga mengapresiasi komitmen FFI dalam membina para peternak melalui berbagai program pendampingan dan pelatihan yang melibatkan akademisi.

"Nah itulah kenapa FFI kemudian juga, karena ini berarti kan simbiosis mutualisme ya, FFI juga membutuhkan susu yang berkualitas tinggi, peternak membutuhkan pasar yang membeli, maka saya tahu persis," jelas Prof Epi.

"Dan saya kira itu juga poin bagus ya, bahwa FFI melibatkan akademisi, melibatkan kualitas dalam membina teman-teman kita ini. Supaya produknya, susunya, itu yang dihasilkan berkualitas tinggi dan aman," imbuhnya.

Dukung Peternak Perempuan untuk Terus Berkembang

Rayakan Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Hadirkan Talkshow InspiratifFoto: Hana Nushratu Uzma/detikcom

Talkshow tersebut juga menghadirkan peternak sapi perah lokal perempuan Rumini, yang membagikan pengalamannya menjalankan usaha peternakan sekaligus menjalani peran sebagai ibu dan perempuan.

"Sebagai perempuan, ibu, dan peternak, menjalankan berbagai peran dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak mudah. Namun kami terus belajar dan bergerak maju selangkah demi selangkah," kata Rumini.

Mewakili para peternak di Tanah Air, Rumini mengaku bangga dapat berkontribusi menghadirkan susu berkualitas bagi keluarga Indonesia.

"Dan juga saya bangga, kami bangga, bagi kami peternakan bukan hanya pekerjaan ya, tapi bentuk kontribusi, untuk menghadirkan kebaikan dan nutrisi untuk seluruh keluarga di Indonesia," jelas Rumini.

Melalui program pengembangan peternak yang dijalankan FFI, Young Farmers Progressive Academy (YFPA), Rumini bersama 11 peternak lainnya juga berkesempatan mengikuti program pembelajaran di Belanda selama dua minggu.

Menurut Rumini, pengalaman tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait pengelolaan peternakan modern, mulai dari manajemen kandang hingga pengelolaan ternak yang lebih efektif.

"Kami belajar banyak dari sistem peternakan di Belanda. Beberapa praktik yang kami pelajari dapat diterapkan di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan dan produksi susu," ungkap Rumini.

Rumini pun menyampaikan apresiasinya kepada FFI yang secara konsisten memberikan edukasi dan pendampingan kepada para peternak lokal.

"Saya terima kasih banyak atas bimbingannya dari Frisian Flag, sehingga para peternak itu terus belajar dan berkembang. Melalui edukasi, pendampingan, kita dapat merasakan ya," jelas Rumini.

"Sehingga menghasilkan kualitas susu yang nomor satu mungkin ya, dan juga hubungannya itu terus membangun usaha peternakan sapi kini dan nanti," sambungnya.

Talkshow 'Kebaikan Susu untuk Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' menjadi bagian dari rangkaian acara 'Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' yang berlangsung pada 29-31 Mei 2026 di Atrium Bintaro Xchange Mall (BXC) 2, Tangerang Selatan.

Selain menghadirkan sesi talkshow bersama Guru Besar IPB, hari ketiga juga menghadirkan talkshow bersama influencer Shabira Alula dan mom. Hari terakhir diramaikan oleh berbagai penampilan, baik dari ibu maupun Si Kecil.

Dari anak-anak, mereka menampilkan Tari Bajul Ijo dan Tari Janger Bali. Sementara, di hari ketiga, acara ini mengajak para ibu berekspresi melalui dance performance. Dilanjutkan dengan penampilan dari Quinn Salman.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan modern dance, choir, serta music performance dari Mydoremi Musical Studio. Setelah Bintaro, acara 'Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' juga akan hadir di Tunjungan Plaza, Surabaya, pada 19-21 Juni 2026.

(akd/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads