Datangi Klinik Ponakan di Solo, Jokowi Luangkan Waktu Periksa Gigi dan Mulut

Datangi Klinik Ponakan di Solo, Jokowi Luangkan Waktu Periksa Gigi dan Mulut

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB
Jokowi periksa gigi di klinik keponakannya, Solo, Selasa (2/6/2026).
Momen Jokowi memeriksakan giginya di klinik keponakan di Solo, Jawa Tengah (Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng)
Jakarta -

Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo atau Jokowi terlihat masih meluangkan waktu untuk rutin cek kesehatan gigi dan mulut. Kali ini, Jokowi mendatangi klinik keponakannya, drg Adinda Istiqfarina Arif.

"Mau periksa gigi. Nggak (sakit) cek rutin aja, periksa rutin aja," kata Jokowi, dikutip dari detikJateng, Rabu (3/6/2026).

Pemeriksaan tersebut berlangsung kurang lebih 15 menit. Menurut drg Adinda yang menangani Jokowi, pemeriksaan yang dilakukan adalah pembersihan karang gigi atau scaling gigi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, tadi tergantung kondisinya. Karena tadi Pak Jokowi kebetulan alhamdulillah karang giginya nggak banyak, jadi kita prosesnya cepat pembersihan karang giginya, gitu," kata drg Adinda kepada awak media usai pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

Sepenting Apa Rutin Pemeriksaan Gigi dan Mulut?

Ditanya mengenai hal ini, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg Usman Sumantri, MSc mengatakan bahwa sepenting itu pemeriksaan gigi rutin untuk usia dewasa hingga lanjut usia (lansia).

"Periksa gigi yang baik adalah 6 bulan sekali agar dapat terdeteksi sejak dini bila ada kelainan gigi dan mulutnya seperti karies (lubang gigi), gusi berdarah atau radang gusi," kata drg Usman ketika dihubungi detikcom, Rabu (3/6/2026).

"Bagi mereka yang pemeliharaan giginya sudah tidak baik dan banyak perawatan atau pernah dirawat, maka perlu kunjungan lebih rutin tergantung kebutuhan (perlu ada pemeriksaan dokter dan advice)," sambungnya.

drg Usman menambahkan bahwa perawatan rutin gigi dan mulut, khususnya untuk lansia di atas 60 tahun, diharapkan dapat menjaga kesehatan gigi yakni setidaknya 20 gigi dapat berfungsi.

Bagaimana Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut?

Masalah kesehatan gigi dan mulut, menurut drg Usman memang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Padahal, tindakan paling dasar hanya dengan menyikat gigi rutin dengan benar.

"Menjaga kesehatan gigi yang sangat mendasar adalah selalu menyikat gigi secara rutin dengan waktu dan cara yang tepat. Akses bagaimana menyikat gigi yang baik prinsipnya harus dapat mengenai semua permukaan gigi atas dan bawah," katanya.

"Menyikat gigi sebelum berangkat kantor/sekolah atau setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Bila memakan makanan yang agak lengket bisa ditambah sikat gigi sesuai kebutuhan, namun 2 kali saja sudah baik," tutupnya.

Halaman 2 dari 2
(dpy/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads