Sosok Viral Tony Robbins, 'Bule Kekar' yang Diundang Prabowo hingga Ikut Icip MBG

Sosok Viral Tony Robbins, 'Bule Kekar' yang Diundang Prabowo hingga Ikut Icip MBG

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumat, 05 Jun 2026 13:15 WIB
Tony Robbins/CNBC
Foto: Tony Robbins/CNBC
Jakarta -

Sosok Tony Robbins mendadak mencuri perhatian setelah diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Bukan sekadar motivator kelas dunia, Robbins disebut Prabowo sebagai sahabat yang memiliki pandangan serupa soal kepemimpinan hingga kepedulian terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan makanan.

Bahkan, Prabowo mengajak langsung pria asal Amerika Serikat itu melihat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mencicipi makanan yang disajikan kepada para siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terima kasih. Hari ini saya memang mengundang seorang motivator, seorang tokoh, tokoh pengusaha yang sukses dari Amerika Serikat, yang sudah menjadi sahabat saya," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, ketertarikan Robbins terhadap Indonesia juga berawal dari program MBG yang tengah dijalankan pemerintah.

ADVERTISEMENT

"Saya jumpa beliau karena beliau dengar tentang program kita," ujar Prabowo.

Dari Keluarga Miskin hingga Jadi Motivator Dunia

Prabowo kemudian mengungkap sisi lain kehidupan Tony Robbins yang tidak banyak diketahui publik.

Pria yang memiliki nama lengkap Anthony J. Mahavoric itu disebut tumbuh dalam keluarga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Pengalaman masa kecil itulah yang kemudian membentuk pandangannya terhadap persoalan kelaparan dan bantuan sosial.

"Banyak pandangan-pandangan beliau sama dengan pandangan saya. Beliau berasal dari keluarga yang sangat miskin, dari kecil beliau menghadapi tantangan, berasal dari keluarga yang sangat miskin," kata Prabowo.

Salah satu momen yang paling membekas terjadi saat perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat. Kala itu, keluarga Robbins disebut tidak memiliki makanan sama sekali.

"Tiba-tiba ada orang yang datang, mungkin mendengar dari tetangga-tetangga bahwa keluarga ini tidak punya makan," tutur Prabowo.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi titik balik yang membentuk kepedulian Robbins terhadap orang-orang yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.

"Dari situlah beliau berkembang sampai pada saat beliau jadi orang, beliau selalu mikir orang-orang yang tidak makan," lanjut Prabowo.

Punya Kesamaan Nilai dengan Prabowo

Menurut Prabowo, kedekatannya dengan Robbins tidak terlepas dari kesamaan cara pandang dalam melihat persoalan sosial, terutama terkait akses pangan bagi masyarakat.

"Jadi, di situ mungkin ada berjumpanya nilai, berjumpanya pandangan, dan berjumpanya filosofi," katanya.

Kesamaan itulah yang membuat Robbins tertarik mengetahui lebih jauh mengenai Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Penulis Buku Bestseller yang Mendunia

Tony Robbins sendiri merupakan salah satu pembicara motivasi paling terkenal di dunia. Ia lahir di California, Amerika Serikat, pada 29 Februari 1960.

Namanya mulai dikenal luas setelah menerbitkan buku *Unlimited Power* pada 1986. Popularitasnya semakin meningkat usai merilis *Awaken the Giant Within* yang hingga kini masih menjadi salah satu buku pengembangan diri paling populer.

Selain sebagai penulis, Robbins dikenal melalui seminar-seminar motivasi berskala internasional yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai negara. Topik yang dibawakan mencakup kepemimpinan, bisnis, pengembangan diri, produktivitas, hingga pengelolaan keuangan.

Ikut Cicipi Menu MBG

Dalam pidatonya, Prabowo juga menceritakan pengalamannya saat mengajak Robbins mencicipi langsung menu MBG di sekolah.

Presiden mengaku cukup terkesan dengan kualitas makanan yang disajikan.

"Saya akui karena ini, apa itu, dapurnya Polri yang agak baik, lah, saya, saya, saya.. Kenapa kalian ketawa? Kenapa kalian ketawa? Kenapa? Ya bagus, dong, agak baik itu bagus. Daripada agak jelek," kata Prabowo yang disambut tawa peserta.

Ia bahkan memuji kualitas nasi yang menurutnya tidak kalah dengan restoran Jepang.

"Ini nasinya enak. Saya akui, pulen. Enggak kalah sama restoran Jepang," ujarnya.

Tak hanya nasi, Prabowo juga mengaku menyukai lauk sederhana berupa orek tempe yang disajikan dalam menu MBG.

"Orek tempe, enak sekali. Hanya kurang banyak," selorohnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Prabowo Gandeng Imperial College London untuk Bangun 10 Kampus Medis"
[Gambas:Video 20detik] (naf/naf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads