Kebiasaan Duduk 'Gaya Udang' gara-gara Salah Kursi Bikin Gen Z Rentan Saraf Kejepit

Tren WFC

Kebiasaan Duduk 'Gaya Udang' gara-gara Salah Kursi Bikin Gen Z Rentan Saraf Kejepit

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Sabtu, 06 Jun 2026 18:05 WIB
Young woman with bad posture using tablet while sitting on chair near grey wall. Space for text
Ilustrasi duduk gaya udang (Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska)
Jakarta -

Sering ikut tren Work From Cafe (WFC) ala Gen Z? Sebaiknya pintar-pintar pilih kursi dan meja yang enak buat kerja, jangan sampai memaksakan duduk dengan 'gaya udang' alias membungkuk ekstrem gara-gara kursinya tidak ergonomis.

Efeknya memang tidak langsung terasa, hingga beberapa jam berikutnya mungkin masih baik-baik saja. Namun, tanpa disadari duduk 'gaya udang' merupakan salah satu pemicu utama terjadinya cedera cakram tulang belakang atau yang populer dikenal sebagai saraf kejepit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter spesialis bedah saraf, dr Victorio, SpBS dari Lamina Hospital mengatakan posisi duduk 'gaya udang' memang tidak dianjurkan karena akan memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang.

"Jadi karena dia itu mengikuti bentuk seperti anatomi udang, maka tulang belakangnya akan tertekan," kata dr Rio saat ditemui detikcom di Lamina Hospital, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

ADVERTISEMENT

"Jadi tubuh kita tidak didesain secara anatomi untuk bisa duduk udang atau duduk selonjoran dalam waktu yang lama. Mau nggak mau, suka nggak suka, kita harus duduk mengikuti kursi ergonomis," lanjutnya.

Sayangnya, baik di cafe atau di tempat kerja terkadang tidak selalu tersedia kursi ergonomis yang mampu melindungi risiko dari masalah tulang belakang.

Namun, dr Rio memiliki trik yang bisa dipakai oleh para pekerja agar tulang belakang mereka aman dari saraf kejepit saat mengharuskan duduk dalam waktu yang lama.

"Kita bisa akali dengan misalkan menaruh handuk atau barang yang diletakkan di pinggang, sehingga lekukan anatominya tetap terjaga," katanya.

Ganjalan ini berfungsi sebagai penyangga (lumbar support) yang menjaga kelengkungan alami tulang belakang sehingga tekanan pada saraf dan bantalan tulang berkurang.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Risiko Saraf Kejepit di Balik Tren Work from Cafe"
[Gambas:Video 20detik] (dpy/up)
Tren WFC dan Risiko Saraf Kejepit
9 Konten
Tren Work from Cafe (WFC) di kalangan Gen Z menyimpan risiko yang kerap terabaikan. Duduk salah posisi karena bangku yang tidak ergonomis, hingga kecenderungan membawa tas berat berisi berbagai perlengkapan ke mana-mana, ternyata bisa bahaya.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads