Dialami Komedian Bolot, Seperti Ini Ciri-ciri Sakit Dada karena Serangan Jantung

Dialami Komedian Bolot, Seperti Ini Ciri-ciri Sakit Dada karena Serangan Jantung

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 12 Jun 2026 19:01 WIB
Haji Bolot.
Komedian Haji Bolot. (Foto: Tangkapan layar/Youtube FYP Trans7)
Jakarta -

Asisten komedian senior Bolot, Wahyu Ramadhan, mengungkap kondisi terkini sang komedian yang saat ini masih menjalani perawatan karena serangan jantung di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Bolot disebut mengeluhkan dada sesak sebelum dibawa ke rumah sakit.

"Karena keluhan itu, 'Aduh sesak dada', katanya. Itu awalnya dia bilang, 'Gua pengen rontgen doang'. Cuma karena di UGD pada waktu itu diperiksa sama dokter, 'Wah, ini nggak bisa kalau cuman rontgen, harus diperiksa semua'. Ya itulah akhirnya di rontgen, ketahuan di rekam jantung, baru ketahuan di sana waktu di Bintaro," jelasnya kepada detikHot.

Wahyu memastikan kondisi Bolot saat ini stabil dan dalam keadaan sadar. Meski masih dirawat di ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU), hal itu merupakan bagian dari proses pemulihan jantung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sakit Dada yang Jadi Tanda Serangan Jantung

Sakit dada atau nyeri dada merupakan tanda serangan jantung yang paling umum. Spesialis bedah toraks dan kardiovaskular Dr dr Amin Tjubandi, SpBTKV, SubspJD(K) menjelaskan ciri khas nyeri dada akibat penyakit jantung berkaitan erat dengan aktivitas. Ketika beraktivitas, rasa nyeri dadanya akan semakin menekan dan mereda ketika istirahat.

ADVERTISEMENT

"Kalau kita memang terindikasi ada penyakit jantung, itu keluhannya biasanya yang spesifik, itu nyeri dada, atau sesak napas. Jadi itu yang paling sering," ungkap dr Amin kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Selain itu, sesak napas karena gangguan jantung terjadi mendadak disertai keringat dingin dengan atau tanpa keluhan sakit dada sebelumnya. Sesak napas pada lanjut usia (lansia) atau yang berumur lebih dari 60 tahun dapat menjadi tanda utama serangan jantung. Pasien sebelumnya tidak punya keluhan nyeri dada, terlihat sehat, dan beraktivitas seperti biasa.

Serangan jantung seringkali terjadi dengan gejala ringan atau tanpa disadari. Meskipun tidak disertai nyeri dada yang signifikan, serangan jantung tetap bisa menyebabkan berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otot jantung, yang menyebabkan kerusakan jaringan.

Selain nyeri dada, berikut ciri-ciri mengalami serangan jantung

  • Kelelahan terus menerus
  • Nyeri ringan di dada, lengan, atau punggung atas
  • Ketidaknyamanan di rahang atau bahu
  • Gangguan pencernaan atau perut yang tidak nyaman
  • Sesak napas saat melakukan aktivitas rutin



(kna/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads