Yang Ingin Awet Muda Merapat! Brawijaya Hospital Kini Punya Stem Cell Center

Yang Ingin Awet Muda Merapat! Brawijaya Hospital Kini Punya Stem Cell Center

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 18 Jun 2026 15:25 WIB
Brawijaya Hospital meluncurkan stem cell center
Foto: Nafilah/detikHealth
Jakarta -

Kabar baik bagi mereka yang ingin menjaga penampilan tetap prima sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan. Brawijaya Hospital resmi meluncurkan Brawijaya Regenerative Stem Cell Center, pusat layanan terapi regeneratif yang menawarkan solusi peremajaan alami hingga pemulihan berbagai cedera tanpa harus operasi besar.

Layanan ini kini dapat diakses di seluruh jaringan Brawijaya Hospital dan menjadi salah satu langkah rumah sakit tersebut dalam menghadirkan teknologi medis terkini berbasis terapi sel hidup.

Presiden Direktur Brawijaya Hospital Group, Devin Wirawan, mengatakan peluncuran pusat layanan ini merupakan tonggak penting dalam menghadirkan masa depan dunia kedokteran bagi masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengintegrasikan teknologi regeneratif tercanggih dengan satu misi, yaitu meningkatkan kualitas hidup pasien secara nyata melalui penyembuhan di tingkat seluler," ujarnya dalam konferensi pers Jumat (18/6/2026).

Menurut Devin, layanan ini didukung oleh tenaga medis tersertifikasi serta standar keamanan yang ketat sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi pasien.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Stem Cell?

Stem cell atau sel punca merupakan sel induk yang menjadi dasar pembentukan berbagai jaringan tubuh manusia. Sel ini memiliki kemampuan memperbarui diri dan berkembang menjadi sel-sel spesifik yang dibutuhkan tubuh.

Kemampuan tersebut memungkinkan stem cell membantu memperbaiki jaringan yang rusak serta meredakan peradangan secara alami.

Selain stem cell, Brawijaya Regenerative Stem Cell Center juga menghadirkan terapi secretome. Secretome merupakan kumpulan zat aktif yang dihasilkan stem cell dan mengandung berbagai growth factor yang berperan dalam proses regenerasi dan pemulihan tubuh.

Bantu Wajah Tetap Awet Muda

Salah satu manfaat yang paling banyak dicari masyarakat dari terapi regeneratif adalah peremajaan wajah atau face rejuvenation.

Dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika, dr Tasya Anggrahita, SpBP-RE, Subsp EL, menjelaskan terapi berbasis stem cell menawarkan pendekatan yang lebih menyeluruh dibandingkan sejumlah terapi estetika lainnya.

"Dibandingkan terapi skin booster lain seperti salmon DNA, terapi berbasis stem cell menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif. Ia bekerja dengan mendukung regenerasi jaringan dari dalam, memperbaiki kerusakan di tingkat sel, dan menghasilkan growth factor yang berperan dalam perbaikan dan peremajaan jaringan," jelasnya.

Selain membantu peremajaan wajah, terapi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi alopecia atau kebotakan hingga membantu penyempurnaan kontur wajah.

Tak hanya untuk tujuan estetika, terapi regeneratif juga digunakan sebagai terapi pendamping pada kasus luka bakar maupun luka kronis guna mendukung proses penyembuhan jaringan.

Harapan Baru bagi Pasien Cedera Sendi

Manfaat stem cell tidak hanya terbatas pada dunia kecantikan. Di bidang orthopedi, terapi ini dinilai membuka peluang baru bagi pasien yang mengalami cedera sendi dan jaringan tubuh.

Dokter spesialis orthopedi dan traumatologi, dr Auliya Akbar, SpOT, Subsp PL, menjelaskan stem cell memiliki efek regeneratif yang dapat membantu pemulihan sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan.

"Stem cell dan turunannya memiliki efek regenerasi dan menstimulasi pemulihan sel-sel tubuh yang sakit. Aplikasinya luas, mulai dari regenerasi tendon, tulang rawan sendi seperti lutut, ligamen, meniskus, rotator cuff, hingga diskus tulang belakang yang mengalami cedera maupun robek," ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan stem cell di bidang orthopedi dan traumatologi juga telah memiliki standar pelayanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sehingga dapat dilakukan secara aman dan terukur.

Keamanan Jadi Prioritas Utama

Meski menawarkan berbagai manfaat, Brawijaya Hospital menegaskan aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan terapi regeneratif.

Setiap pasien akan menjalani proses skrining menyeluruh melalui metode Strict Patient Selection sebelum mendapatkan terapi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien memang sesuai dan berpotensi mendapatkan manfaat dari tindakan yang diberikan.

Untuk menjaga kualitas material sel yang digunakan, Brawijaya Hospital bekerja sama dengan Laboratorium Regenic yang telah mengantongi sertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik).

Dokter konselor stem cell Brawijaya Hospital, dr. Venty Muliana Sari Soeroso, MSc, menegaskan seluruh proses dilakukan sesuai standar medis yang berlaku.

"Dalam setiap terapi stem cell, hal yang paling utama adalah keamanan pasien. Setiap pasien menjalani evaluasi terlebih dahulu untuk memastikan terapi yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya," kata dr Venty.

Ia menambahkan seluruh prosedur dilakukan secara hati-hati oleh dokter berpengalaman dan menggunakan produk dari laboratorium yang telah tersertifikasi.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Wanti-wanti Terkait Pemanfaatan Teknologi Sel Punca"
[Gambas:Video 20detik] (naf/naf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads