Waspada Kemarau Panjang di RI, Kemenkes Bagikan Tips Jaga Kesehatan Tubuh

Waspada Kemarau Panjang di RI, Kemenkes Bagikan Tips Jaga Kesehatan Tubuh

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 19 Jun 2026 05:15 WIB
Pekerja melintasi pelican crossing Tosari, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (17/3/2026), dengan menggunakan payung untuk menghindari terik matahari. Suhu di Jakarta tercatat mencapai 35,6 derajat Celsius.
Ilustrasi. (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta -

Musim kemarau 2026 diperkirakan berlangsung lebih panjang dan lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026.

"BMKG memprediksi fenomena El Nino akan terus bertahan hingga awal tahun 2027 dengan peluang intensitas mencapai kategori moderat sebesar 98 persen dan kategori kuat sebesar 62 persen, namun demikian dampaknya untuk wilayah Indonesia ketika bertemu periode Musim Kemarau hingga pertengahan bulan Oktober," tutur Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheuwakan, dikutip dari laman resmi BMKG, Kamis (18/6/2026).

Di sisi lain, musim kemarau bukan hanya soal cuaca panas. Kondisi udara yang memburuk, dan berkurangnya ketersediaan air bersih dapat memengaruhi kesehatan masyarakat secara langsung. Dikutip dari Instagram Kementerian Kesehatan RI, gangguan kesehatan yang berisiko muncul, seperti:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk: Demam Berdarah Dengue (DBD, dan malaria
  • Penyakit yang muncul jika kualitas air (sanitasi) menurun: Diare, kolera, tifoid, dan leptospirosis
  • Penyakit akibat polusi udara: Iritasi mata, Infeksi saluran pernapasan atas(ISPA), bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya
  • Penyakit akibat panas: Dehidrasi ekstrem dan heat stroke.

Kemenkes juga membagikan sejumlah tips menjaga kesehatan tubuh di tengah musim kemarau panjang. Antara lain:

  • Cek kualitas udara secara berkala
  • Gunakan masker saat kualitas udara memburuk
  • Perbanyak minum air putih dan hindari alkohol atau kafein
  • Hindari asap rokok dan sumber polusi lainnya
  • Kurangi aktivitas luar ruangan saat udara buruk dan tutup ventilasi saat polusi tinggi
  • Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Lakukan pemberantasan sarang nyamuk dan 3M plus
  • Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika muncul keluhan pernapasan
Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Jangan Sampai Tumbang! Ini Tips Tetap Fit di Musim Pancaroba"
[Gambas:Video 20detik] (suc/suc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads