Saran Dokter Jiwa Saat Terjebak Hubungan Toksik dan Membahayakan

Saran Dokter Jiwa Saat Terjebak Hubungan Toksik dan Membahayakan

Elmy Tasya Khairally - detikHealth
Minggu, 05 Jul 2026 18:03 WIB
Young Asian married couple after a fight, Angry couple ignoring each other, relationship troubles.
Foto: Ilustrasi hubungan toksik (Getty Images/Filmstax)
Jakarta -

Tak semua orang bisa berada dalam hubungan yang sehat. Ada yang terjebak dalam hubungan toksik yang dipenuhi manipulasi hingga kekerasan yang dapat membahayakan kesehatan mental maupun keselamatan diri. Dalam kondisi seperti ini, tak sedikit korban yang merasa sulit mengakhiri hubungan tersebut.

Menurut spesialis kedokteran jiwa, dr Erickson Arthur S, SpKJ, jika terjebak dalam hubungan yang toksik dan membahayakan, penting untuk mengetahui siapa support system yang bisa dihubungi. Misalnya, orang-orang terdekat, seperti keluarga.

"Kalau kekerasan terjadi antara pasangan, entah suami istri atau pacaran seperti itu, siapa sih yang bisa saya hubungi? Orang terdekat dulu nih. Misalnya, ayah saya atau ibu saya atau siapa pun keluarga saya yang sekiranya bisa memberikan perhatian yang positif seperti itu, yang kepada mereka kita bisa bercerita lebih lanjut," kata dr Erick dalam program detikSore, Jumat (3/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apabila dukungan yang didapat dirasa belum cukup, misalnya pasangan sudah melakukan ancaman fisik atau kekerasan, tak ada salahnya untuk menghubungi polisi. Pada kondisi yang lebih parah, misalnya jika terjadi cedera, korban juga dapat menghubungi ambulans agar segera mendapatkan penanganan.

"Yang pasti, langkah utamanya adalah kita perlu mendapatkan rumah aman. Istilahnya adalah rumah aman," ungkap dr Erick.

ADVERTISEMENT

Jika kekerasan terus dialami dan tidak dapat dihindari, penting untuk menjaga jarak dengan pasangan.

"Kita harus menjauh dulu secara fisik," tambahnya.



(elk/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads