Kerjasama orang tua dalam mengasuh anak adalah salah faktor penting dalam pertumbuhan anak. Jangan sampai beban pengasuhan hanya bertumpu pada satu sisi saja, dalam banyak kasus pada istri.
Spesialis kesehatan jiwa dr Elvine Gunawan, SpKJ menuturkan seorang ibu harus melalui ujian psikologis berat pada saat hamil dan setelah melahirkan. Ada stigma sosial yang kerap ditimpakan ibu, sehingga dapat memengaruhi kondisi mental, misalnya terkait keputusan memberikan susu formula, stigma melahirkan caesar, dan kadang harus mendengarkan ucapan tak mengenakkan dari orang terdekat.
Padahal, setiap ibu tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Oleh karena itu, dr Elvine menekankan pentingnya peran suami dalam mendukung istri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya bapak-bapak harus berdiri terdepan untuk membela istrinya. Itu penting banget," katanya dalam Talkshow Early Life Nutrition - Next Gen(Re) Parenting oleh Morinaga di Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).
"Kedua, nggak usah banyak kunjungan. Kadang kunjungan ini bikin pusing juga. Banyak yang nanya, banyak yang ikut komentar," sambungnya.
Dengan membatasi kunjungan, ini juga penting untuk menjaga kesehatan bayi yang baru lahir, karena masih sangat rentan dengan berbagai masalah kesehatan.
Perlu ada peran kedua orang tua untuk meluangkan waktu bermain dengan anak. Menurutnya, satu jam berkualitas akan lebih baik dibandingkan 24 jam ada terus bersama anak, tapi tidak melakukan apa-apa, sehingga tidak ada keterikatan emosional.
"Ketika bapaknya bisa main sama anak, ibu-ibunya bisa istirahat. Penting banget mempersiapkan momen-momen seperti itu," tandasnya.










































