Tanda Tanya Warganet Selebgram Fahira Masih Lancar Jalan saat Kena Usus Buntu

Tanda Tanya Warganet Selebgram Fahira Masih Lancar Jalan saat Kena Usus Buntu

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Kamis, 13 Agu 2026 18:09 WIB
Child holding decorative model intestine. Close up
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Elena Nechaeva)
Jakarta -

Selebgram Fahira Almira belakangan menjadi sorotan usai kontennya membandingkan layanan kesehatan di Indonesia dan Malaysia terkait masalah usus buntu yang ia idap.

Dalam kontennya, Fahira bercerita bahwa dirinya mendapatkan diagnosis yang berbeda. Di rumah sakit Indonesia, dokter divonis mengidap usus buntu, namun di rumah sakit Penang, tenaga medis justru menyatakan sebaliknya.

Hal yang menjadi pertanyaan banyak warganet adalah bagaimana bisa seseorang yang didiagnosis peradangan usus buntu, terlihat masih bisa jalan-jalan, bahkan naik pesawat ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertanyaan yang sama muncul dari Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM Prof Ari Fahrial Syam. Ia mengatakan usus buntu akut biasanya akan menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa di perut kanan bawah, sehingga untuk berjalan pun relatif sulit.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, Prof Ari menekankan pada beberapa kasus memang usus buntu ini memang bisa diobati tanpa operasi, sehingga dalam kurun waktu beberapa minggu atau bulan, gejalanya bisa hilang.

"Kalau waktunya sudah 3 bulan, ada kemungkinan bahwa ketika di awal memang diduga apendiks akut, tapi setelah diobati sudah membaik dan pasien 3 bulan begitu bisa berubah. Jangankan 3 bulan, mungkin dalam 2 hingga 3 minggu kalau kondisinya membaik gejala akutnya sudah hilang," kata Prof Ari kepada detikcom, Kamis (13/8/2026).

"Jadi memang kurang pas juga kalau dibilang pasien bisa naik pesawat, kemudian bisa berobat ke rumah sakit di sana, jalan kaki, segala macam, dinyatakan sebagai kondisi yang akut. Jadi memang bisa saja pada saat datang sudah kondisinya tidak akut lagi," sambungnya.

Prof Ari menekankan bahwa untuk siapa pun yang tidak memiliki latar belakang medis, untuk berhati-hati dalam membuat pernyataan, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan yang berujung pada kegaduhan.



(dpy/naf)
Gaduh Lagi gara-gara Usus Buntu
18 Konten
Gara-gara urusan radang usus buntu, dokter-dokter Indonesia kembali dipojokkan. Seorang influencer mengaku 3 kali didiagnosis radang usus buntu di Indonesia hingga harus operasi. Saat periksa ke Penang, ternyata dibilang tidak ada masalah.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads