Sorotan Prabowo soal Kesehatan, Perbaiki RS hingga Buka Peluang Dokter Asing Masuk RI

Round up

Sorotan Prabowo soal Kesehatan, Perbaiki RS hingga Buka Peluang Dokter Asing Masuk RI

detikHealth
Sabtu, 15 Agu 2026 06:06 WIB
Ni‘matun Mutmainah, S.H.G.
Ditulis oleh:
Ni‘matun Mutmainah, S.H.G.
Sarjana Higiene Gigi dari Universitas Gadjah Mada dengan kompetensi dalam upaya preventif-promotif kesehatan gigi dan mulut. Saat ini mengikuti program MagangHub sebagai penulis artikel gaya hidup.
Prabowo sampaikan RAPBN 2027 dan Nota Keuangan, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo Subianto. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti sejumlah masalah kesehatan dalam pidatonya di Rapat Paripurna RUU APBN 2027 di Gedung DPR MPR, Senayan, Jumat (14/8/2026). Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya, mencakup perbaikan sarana kesehatan hingga peningkatan sumber daya kesehatan.

Sebagai benteng utama kesehatan, Puskesmas menjadi salah satu prioritas pembenahan. Prabowo menyampaikan, renovasi sebanyak 10 ribu puskesmas di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia akan dilakukan mulai 2027. Dana perbaikan untuk masing-masing puskesmas mencapai Rp 4 miliar.

"Tentunya daerah yang lebih terpencil, terluar, dan tertinggal, harus mendapat lebih," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, sebanyak 514 laboratorium kesehatan masyarakat (Labkesmas) di 514 kabupaten dan kota juga akan dibangun dan direnovasi. Ditargetkan, renovasi berbagai fasilitas tersebut akan selesai pada 2030.

Prabowo juga menyinggung rencana pengadaan ambulans udara dengan helikopter dan pesawat kecil yang bisa mendarat di mana saja. Menurutnya, fasilitas ini dibutuhkan untuk mengevakuasi warga yang sakit dengan lebih cepat.

ADVERTISEMENT

"Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar," tegasnya.

Revitalisasi 441 RSUD

Prabowo juga menyebut 441 RSUD akan dibangun dan direvitalisasi agar 514 kabupaten dan kota masing-masing punya rumah sakit canggih untuk menyelamatkan pasien secepat mungkin. Sebagai langkah awal, Prabowo menyebut, telah membangun 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

"Dan hari ini, saya melaporkan dari 66 rumah sakit tersebut, 22 sudah operasional," kata Prabowo.

Selain meningkatkan fasilitas penunjang di tiap-tiap rumah sakit, Prabowo juga berencana melengkapi setiap gerai koperasi merah putih dengan klinik yang bisa memberikan pelayanan kesehatan jarak jauh. Di samping itu, sebanyak 440 RSUD juga akan direvitalisasi agar bisa mengatasi berbagai penyakit paling mematikan.

"Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit terlalu jauh. Tidak boleh lagi seorang ayah menjual seluruh hartanya karena harus berobat ke kota besar," tegasnya.

Peningkatan Sumber Daya Kesehatan

Tak ketinggalan, Prabowo juga menyinggung upaya mengatasi masalah kekurangan dokter umum maupun spesialis. Saat ini, masih dibutuhkan tambahan 84.781 dokter umum dan 127.580 dokter gigi, serta 55.712 dokter spesialis di 481 kabupaten dan kota.

"Karena itu kita telah membuka 9 fakultas kedokteran baru, serta 170 program studi spesialis dan sub spesialis, baik yang berbasis perguruan tinggi maupun berbasis rumah sakit. Dan ini kita akan upayakan lebih banyak lagi," kata Prabowo.

"Bila perlu, kita sedang memikirkan kita bisa mengundang dokter-dokter dari negara lain untuk praktik di sini untuk waktu-waktu yang terbatas. Karena kalau kita menunggu lulusnya 127 ribu dokter gigi, mungkin kita harus nunggu 4 presiden sesudah saya," lanjutnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Prabowo Targetkan 441 RSUD di Kabupaten/Kota Punya Layanan Canggih"
[Gambas:Video 20detik] (nim/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads