Nggak Kumur Setelah Gosok Gigi Biar seperti Haechan NCT? Cek Faktanya Dulu di Sini

Gigi dan Mulut

Nggak Kumur Setelah Gosok Gigi Biar seperti Haechan NCT? Cek Faktanya Dulu di Sini

detikHealth
Minggu, 30 Agu 2026 07:05 WIB
Ni‘matun Mutmainah, S.H.G.
Ditulis oleh:
Ni‘matun Mutmainah, S.H.G.
Sarjana Higiene Gigi dari Universitas Gadjah Mada dengan kompetensi dalam upaya preventif-promotif kesehatan gigi dan mulut. Saat ini mengikuti program MagangHub sebagai penulis artikel gaya hidup.
Gosok gigi
Perlu nggak sih kumur-kumur sehabis gosok gigi? Foto: iStock
Jakarta -

Pernah lihat vlog idol K-pop yang bisa sikat gigi di mana saja, tapi setelahnya cuma meludahkan sisa pasta gigi tanpa berkumur berkali-kali? Fans Haechan NCT pasti nggak asing, di beberapa video behind the scene ia memang sering terlihat gosok gigi tanpa diakhiri dengan kumur-kumur.

Buat sebagian orang Indonesia, pemandangan ini mungkin terasa aneh. Setelah sikat gigi, rasanya belum benar-benar bersih kalau mulut belum dibilas sampai tidak ada sisa busa.

Tapi kalau diperhatikan, memang ada yang beda sih. Di beberapa video idol K-pop, busa yang terbentuk saat gosok gigi terlihat jauh lebih sedikit dibanding kebiasaan sikat gigi yang umum kita lakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah sebelum latah ikut-ikutan tidak kumur, cari tahu dulu yuk kenapa para idol tidak langsung berkumur setelah sikat gigi. Faktanya, kebiasaan tersebut memang punya alasan dari sisi kesehatan gigi.

ADVERTISEMENT

Masalahnya Ada di Fluoride

Pasta gigi yang mengandung fluoride bukan cuma membantu membersihkan gigi, tetapi juga membantu melindungi gigi dari karies. Setelah menyikat gigi, sebagian fluoride masih tertinggal di permukaan gigi.

Kalau langsung berkumur dengan banyak air, fluoride yang tersisa ikut terbilas. Karena itu, panduan kesehatan gigi menyarankan untuk meludahkan sisa pasta gigi dan tidak langsung berkumur dengan air.

Jadi, bukan berarti pasta gigi sengaja dibiarkan memenuhi mulut. Intinya adalah memberi kesempatan fluoride untuk tetap berada di gigi lebih lama.

Terus, Kenapa Busanya Bisa Sedikit?

Busa pasta gigi yang luber-luber di mulut sebenarnya juga bukan tanda bahwa gigi sudah lebih bersih. Ada kandungan dalam pasta gigi yang berpengaruh pada busa atau buih yang dihasilkan.

Salah satu bahan yang dapat menghasilkan busa adalah Sodium Lauryl Sulfate (SLS), yaitu surfaktan yang digunakan dalam berbagai produk pasta gigi. Jadi, banyak atau sedikitnya busa lebih berkaitan dengan formulasi pasta gigi dan sensasi saat menggunakannya, bukan ukuran seberapa bersih gigi.

Begitupun kalau Haectan NCT tidak menyisakan busa meski tidak kumur setelah gosok gigi, maka tidak otomatis berarti tidak bersih. Bisa jadi, cuma karena pasta gigi yang digunakan memang tidak mengandung SLS.

Jadi, Harus Kumur atau Tidak?

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan mau kumur atau tidak:

  • Tidak berkumur: membantu mempertahankan fluoride lebih lama di permukaan gigi.
  • Berkumur sekali dengan sedikit air: tetap boleh jika merasa perlu.
  • Berkumur berkali-kali dengan banyak air: dapat lebih banyak membilas fluoride dari permukaan gigi.
  • Busa pasta gigi: dipengaruhi formulasi, salah satunya SLS, dan bukan tanda gigi lebih bersih.

Jadi, bukan berarti tidak boleh kumur sama sekali. Kalau pasta gigi yang digunakan mengandung fluoride, sebaiknya hindari pembilasan berlebihan agar fluoride tetap memberikan perlindungan pada gigi.





(nim/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads