Belakangan ini, jagat media sosial dan grup WhatsApp keluarga dihebohkan oleh sebuah pesan berantai. Pesan tersebut mengeklaim bahwa obat yang sudah kedaluwarsa masih aman diminum, asalkan bungkusnya masih rapi dan bagus.
Komunitas pun dibuat bingung, apakah informasi ini fakta atau sekadar mitos? Menanggapi hal tersebut, perusahaan farmasi Dexa Group melalui akun Instagram resminya angkat bicara.
Para ahli apoteker dengan tegas menyatakan bahwa informasi itu adalah hoaks yang berbahaya bagi kesehatan. Menurut penjelasan medis, obat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa (Expired Date) mengalami penurunan efektivitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zat kimia di dalamnya bisa berubah menjadi racun yang justru membahayakan tubuh, bukan menyembuhkan. Kondisi fisik luar kemasan yang tampak bagus sama sekali tidak menjamin isi obat di dalamnya masih aman.
Masyarakat diimbau untuk tidak menelan mentah-mentah informasi kesehatan yang beredar di grup chat. Sebagai langkah proteksi mandiri untuk keluarga, Dexa Group mengingatkan kembali rumus penting dari BPOM, yaitu rumus "KLIK":
Kemasan: Pastikan wadah obat utuh, tidak bolong, atau penyok.
Label: Baca aturan pakai dan dosisnya dengan teliti.
Izin Edar: Pastikan obat punya nomor registrasi resmi dari BPOM.
Kedaluwarsa: Selalu cek tanggal aman konsumsi sebelum membuka obat.
Selain itu, kenali juga perbedaan antara Expired Date (tanggal kedaluwarsa saat segel utuh) dan Beyond Use Date (batas aman setelah botol atau kemasan obat sudah dibuka). Jadi, jangan lagi tergiur hemat dengan menyimpan dan meminum obat kedaluwarsa. Mulai sekarang, yuk lebih jeli menyaring informasi demi kesehatan seluruh anggota keluarga!










































