Viral Kasus Dugaan Pelecehan Dokter Obgyn Via DM, POGI Angkat Bicara

Viral Kasus Dugaan Pelecehan Dokter Obgyn Via DM, POGI Angkat Bicara

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Rabu, 02 Sep 2026 09:06 WIB
Ilustrasi Komentar Melecehkan Perempuan di Sosial Media
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Media sosial Threads sedang ramai kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn). Dalam foto yang beredar, dugaan pelecehan terjadi secara daring, melalui fitur direct message.

"Guys disini aku bukan mau so soan atau gimana, mungkin sebagian orang bakalan komentar 'ya wajar di komen jorok toh pakaiannya seperti itu 'ya aku sangat menghargai pendapat seperti itu dari sebagian kalian, tapi ya tidak bisa di pungkiri memang badan aku bongsor sekali," tulis salah satu akun Thread @leo*** dikutip detikcom Rabu (2/9/2026).

"Seebenernya banyak jg kok yang dm dm aku lebih dari apa yang dokter ketik. tapi sejauh ini baru kali ini aku dapet dm jorok dari akun real dan maaf dia seorang 'DOKTER OBGYN' kebayang tidak sama kalian?" lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditanya mengenai hal ini, Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof Dr dr Budi Wiweko, SpOG, SubspFER mengatakan pihaknya sangat menyesalkan bila hal ini benar-benar terjadi.

ADVERTISEMENT

"Kami sangat menentang keras hal ini. Tapi, kami akan cek dulu," kata Budi saat dihubungi detikcom, Rabu (2/9/2026).

Budi mengatakan bahwa belum ada laporan yang masuk terkait dugaan pelecehan tersebut ke POGI. Namun, ia memastikan akan membantu atau mendampingi korban.

Jika dugaan pelecehan tersebut benar-benar dilakukan, POGI nantinya akan melakukan sidang internal untuk menentukan sanksi seperti apa yang bisa diberikan kepada pelaku.

"Akan disidangkan di Dewan Pembina Pogi. Ada panduannya, jenis pelanggarannya apa, sanksinya bagaimana," tutupnya.



(dpy/kna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads