Pakai AC-Kipas Angin di Tengah Abu Anak Krakatau, Efektif Kurangi Dampak Pernapasan?

Pakai AC-Kipas Angin di Tengah Abu Anak Krakatau, Efektif Kurangi Dampak Pernapasan?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Minggu, 06 Sep 2026 14:04 WIB
electric fan 70 on blue wooden background. Copy space
Kipas angin. Foto: Getty Images/banvega
Jakarta -

Dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau bagi pernapasan banyak mendapat sorotan. Dokter paru membagikan tips soal penggunaan Air Conditioner (AC) saat berada di dalam ruangan.

Dokter paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) mengatakan, membatasi aktivitas di luar ruangan merupakan salah satu pencegahan primer untuk mengurangi dampak abu vulkanik pada pernapasan.

"Untuk pencegahan primer, penggunaan air conditioner diperbolehkan, termasuk di dalam mobil, tapi harus menggunakan mode recirculate," pesan Prof Agus saat dihubungi detikcom, Minggu (6/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Mode ini, menurut Prof Agus, akan membatasi pertukaran udara dari luar yang pastinya banyak terkontaminasi partikel halus abu vulkanik. Tentu dengan catatan, kualitas udara di dalam ruangan tetap harus dijaga.

Bagaimana dengan kipas angin? Sama, yang terpenting adalah memastikan udara yang bersirkulasi di dalam ruangan terjaga kualitasnya.

"Kipas angin selama dia indoor dan kualitas udara di dalam rumah itu baik, debu dari luar tidak masuk, itu boleh," terang Prof Agus.

"Tetapi bila kondisi udara luar tidak bisa disaring masuk karena misalnya ruangannya terbuka, maka disarankan tidak pakai kipas angin karena akan membuat debu beterbangan dan mudah terhirup," pungkasnya.



(up/up)
Dampak Abu Anak Krakatau
20 Konten
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat berdampak pada kesehatan. Paparan partikel halus yang bersifat iritatif bisa memicu masalah pada kulit maupun pernapasan. Individu dengan masalah pernapasan kronis lebih rentan terdampak.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads