Salah-salah Malah Terhirup, Ini Cara Aman Bersihkan Rumah dari Abu Vulkanik

Salah-salah Malah Terhirup, Ini Cara Aman Bersihkan Rumah dari Abu Vulkanik

Elmy Tasya Khairally - detikHealth
Selasa, 08 Sep 2026 07:03 WIB
Seorang warga menunjukkan abu vulkanik yang menempel di sekitar rumahnya di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026).
Foto: Warga menunjukkan abu vulkanik yang menempel di sekitar rumahnya di Gunung Sindur, Bogor (Gilang Faturahman/detikFoto)
Jakarta -

Abu vulkanik yang masuk ke dalam rumah perlu segera dibersihkan. Namun, proses pembersihan harus dilakukan dengan hati-hati agar partikel abu tidak kembali beterbangan dan terhirup oleh penghuni rumah. Jenis abu ini mengandung partikel silika yang tajam dan bersifat asam, sehingga bila salah penanganan dapat merusak lantai, kaca, kendaraan, sekaligus membahayakan paru-paru.

Sebelum mulai membersihkan, pintu dan jendela sebaiknya ditutup rapat. Kipas angin dan AC juga disarankan dimatikan sementara agar partikel abu tidak berputar dan menyebar ke seluruh ruangan.

"Permukaan yang tertutup abu perlu dibasahi dengan semprotan air ringan sebelum disapu atau dikumpulkan, karena menyiram dengan ember justru membuat abu mengeras seperti semen," ujar Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan, Imran Pambudi, dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk lantai dan perabotan, pembersihan dapat dilakukan menggunakan kain pel atau lap basah. Jika tersedia, vacuum cleaner dengan filter HEPA juga dapat digunakan untuk membantu mengangkat partikel abu yang menempel pada berbagai permukaan.

"Abu yang terkumpul sebaiknya dimasukkan ke dalam wadah tertutup, bukan dibuang ke saluran air," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Gunakan Masker N95 atau KN95 dan Baju Berlengan Panjang

Selain memperhatikan cara membersihkan, perlindungan diri juga menjadi hal penting. Saat membersihkan rumah dari abu vulkanik, disarankan menggunakan masker hingga pakaian berlengan panjang. Perlindungan tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko abu masuk ke saluran pernapasan maupun mengenai mata dan kulit.

"Selama proses pembersihan, gunakan masker N95 atau KN95, kacamata pelindung, sarung tangan, dan pakaian lengan panjang," katanya.

Anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki penyakit paru juga sebaiknya tidak berada di area yang sedang dibersihkan. Kelompok tersebut lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

"Dengan langkah yang hati-hati dan perlindungan yang tepat, rumah dapat kembali bersih tanpa menimbulkan risiko kesehatan tambahan bagi penghuninya," tambahnya.



(elk/up)
Dampak Abu Anak Krakatau
20 Konten
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat berdampak pada kesehatan. Paparan partikel halus yang bersifat iritatif bisa memicu masalah pada kulit maupun pernapasan. Individu dengan masalah pernapasan kronis lebih rentan terdampak.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads