Abu Vulkanik Masuk Mata? Jangan Dikucek, Ini Anjuran Dokter

Abu Vulkanik Masuk Mata? Jangan Dikucek, Ini Anjuran Dokter

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Senin, 07 Sep 2026 19:29 WIB
Woman face eye glasses hand rubbing discomfort pain close up portrait of Asian adult with tired expression and blurred indoor background
Mengucek mata. Foto: Getty Images/Jiratcha Piamnoppacun
Jakarta -

Paparan abu vulkanik tak hanya mengganggu pernapasan. Partikel abu yang beterbangan juga bisa masuk ke mata dan menimbulkan rasa perih, gatal, berair hingga seperti ada benda asing yang mengganjal.

Namun, dokter spesialis mata, dr Ucok Pasaribu, SpM(K) dari Mayapada Eye Centre (MEC) mengatakan bahwa mata kelilipan abu vulkanik tidak boleh dikucek, agar tidak menjadi lebih parah.

Hal ini karena abu vulkanik berbeda dengan debu biasa. Abu tersebut biasanya tercampur dengan senyawa kimia bernama silika yang keras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bersihkan saja dengan air bersih mengalir," kata dr Ucok saat dihubungi detikcom, Senin (7/9/2026).

"Kalau kucek matanya akan menimbulkan iritasi di mata dan segera konsultasi ke dokter mata jika iritasi matanya belum membaik dalam beberapa waktu," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu masalah yang mungkin bisa muncul saat seseorang yang kelilipan abu vulkanik dan mengucek mata adalah perdarahan subkonjungtiva.

Ini adalah kondisi ketika pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva (selaput bening yang melapisi bagian putih mata) pecah, sehingga darah terjebak dan membentuk bercak merah terang pada mata.

"Ya perlu dipastikan saja (apakah dari abu vulkanik). Banyak yang bisa menyebabkan seperti itu, jadi belum tentu ya," tutupnya.



(dpy/up)
Dampak Abu Anak Krakatau
20 Konten
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat berdampak pada kesehatan. Paparan partikel halus yang bersifat iritatif bisa memicu masalah pada kulit maupun pernapasan. Individu dengan masalah pernapasan kronis lebih rentan terdampak.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads