Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau

Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Selasa, 08 Sep 2026 08:01 WIB
Warga memilih masker yang dijual di Jalan Andara Raya, Pondok Labu, Jakarta, Senin (7/9/2026). Pedagang menyebut penjualan masker medis meningkat hingga 100 persen seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krak
Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan mengimbau para produsen hingga distributor untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi masker. Hal ini karena masker banyak diburu di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Pelaku usaha diimbau tidak melakukan penimbunan atau pembatasan pasokan, yang menyebabkan kelangkaan stok dan kenaikan harga secara tidak wajar yang dapat merugikan masyarakat," kata Kepala Biro Komunikasi Kemenkes Aji Muhawarman kepada detikcom, Selasa (8/9/2026).

Kemenkes tidak main-main kepada para oknum produsen atau pedagang nakal yang secara sengaja menimbun masker demi keuntungan pribadi. Saat ini, Kemenkes mencatat bahwa kelangkaan masih terjadi di tingkat penjual eceran di beberapa tempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemenkes akan melakukan pembinaan dan pengawasan. Apabila ditemukan pelanggaran, dapat dikenakan sanksi pidana atau administratif, berupa peringatan sampai dengan pencabutan perizinan berusaha, sesuai tingkat pelanggarannya," katanya.

ADVERTISEMENT

Aji mengimbau untuk membeli masker sesuai kebutuhan dan tidak melakukan 'panic buying' atau penimbunan.

"Kemenkes juga memperkuat dukungan logistik kesehatan sesuai kebutuhan wilayah terdampak. Kemenkes telah mendistribusikan lebih dari 100,000 masker N95 dan masker medis, ribuan kacamata goggle, obat-obatan dan alat kesehatan gratis ke daerah terdampak paling parah di Lampung, Banten, Jawa Barat dan Jakarta," kata Aji.

Jika menemukan dugaan penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar, laporan dapat disampaikan melalui kanal pengaduan di nomor WA: 0821-14870070/0838-30032003 atau aplikasi 'Mobile Alkes'.



(dpy/up)
Masker Diburu Imbas Debu
14 Konten
Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau membuat masker jadi buruan banyak orang. Tak butuh waktu lama, kelangkaan imbas panik buying mulai bikin resah. Sudah langka, mahal pula.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads