Viral Siswi di Karo Disebut 'Hilang Ingatan' usai Keracunan MBG, Ini Kata Kemenkes RI

Viral Siswi di Karo Disebut 'Hilang Ingatan' usai Keracunan MBG, Ini Kata Kemenkes RI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 09 Sep 2026 16:30 WIB
Course, different kinds of Sri Lanka dishes on the restaurant table, rice, vegetable, jack fruit, flat bread, water, soya sauce ready to eat.
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/helovi
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum dapat memastikan adanya keterkaitan antara gangguan ingatan yang dialami seorang siswi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Siswi tersebut adalah Febiona Purba (16), salah satu siswi yang sebelumnya mengalami keracunan usai mengonsumsi MBG. Febiona kini masih menjalani penanganan medis di RSUP Adam Malik Medan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman mengatakan kondisi Febiona saat ini sedang ditangani oleh dokter spesialis gastro anak dan dokter psikiatri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini sedang ditangani di RS Adam Malik Medan oleh dokter spesialis gastro anak dan dokter psikiatri," kata Aji saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/9/2026).

Aji menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan bahwa gangguan ingatan yang dialami Febiona berkaitan dengan MBG.

ADVERTISEMENT

"Belum dapat disimpulkan ada kaitan dengan MBG," tegasnya.



KPPG Sebut Febiona Masih Mengenali Pendamping

Sebelumnya, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donal Simanjuntak juga memberikan penjelasan terkait kondisi Febiona.

Donal mengatakan orang tua Febiona memang pernah menyampaikan adanya gangguan ingatan saat putrinya menjalani perawatan di RSU Haji Medan. Namun, berdasarkan pemantauan timnya, Febiona masih dapat berkomunikasi dengan baik hingga keluar dari rumah sakit.

"Sepengetahuan kami selama mendampingi yang bersangkutan di RS Haji saat kunjungan, orangtua pernah menyampaikan hal tersebut. Namun tim kami yang mendampingi melaporkan kondisi yang bersangkutan per hari sampai kepulangan ke Karo, yang bersangkutan dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat menceritakan pengalamannya," kata Donal kepada detikSumut, Rabu (9/9/2026).

Donal menyebut pihaknya kembali bertemu dengan Febiona saat berada di RSUP Adam Malik Medan pada 8 September 2026. Saat itu, menurutnya, Febiona masih dapat mengenali anggota tim yang datang menjenguknya.

"Saat kami ketemu lagi tanggal 8 September di RS Adam Malik, yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik," ujarnya.

Dia memastikan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan Febiona. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono juga disebut terus memperhatikan kondisi siswi tersebut.

"Pada prinsipnya kami terus memantau kondisi kesehatan yang bersangkutan, pimpinan kami Kepala BGN terus memperhatikan kondisi kesehatan korban siswa," tuturnya.



Orang Tua Sebut Febiona Sempat Tak Kenali Keluarga

Sebelumnya, orang tua Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang (49), mengatakan putrinya mengalami gangguan ingatan setelah menjalani perawatan.

Elvinus menuturkan gangguan tersebut tidak langsung muncul saat Febiona pertama kali dirawat. Menurutnya, kondisi putrinya masih normal ketika pulang dari rumah sakit. Namun, setelah sampai di rumah, Febiona mengalami kejang dan kemudian kembali dibawa ke RS Haji Medan.

"Pas awal dirawat itu belum (ada gangguan ingatan). Selama pulang dari Rumah Sakit Umum masih biasa, normal. Tapi setelah sampai di rumah, dia kejang, kami bawa ke RS Haji, di situlah dia mulai omongannya udah kayak anak-anak," ujar Elvinus, Senin (7/9).

Elvinus mengaku Febiona sempat tidak mengenali sejumlah orang terdekatnya, termasuk anggota keluarga dan teman sekolah.

Dia juga mengatakan mendapatkan informasi mengenai kondisi otak putrinya saat menjalani perawatan di RS Haji Medan. Namun, terkait penyebab kondisi tersebut, hingga kini masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, Febiona masih menjalani pemeriksaan di RSUP Adam Malik Medan. Elvinus berharap putrinya mendapatkan penanganan yang tepat agar kondisinya dapat segera pulih.

Febiona diketahui merupakan siswi berprestasi dan menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS di sekolahnya. Menurut Elvinus, putrinya juga sangat ingin kembali bersekolah setelah menjalani perawatan akibat kejadian keracunan tersebut.

Namun, kondisi kesehatan Febiona saat ini belum memungkinkan untuk kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kata Menkes soal Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo"
[Gambas:Video 20detik] (naf/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads