Obesitas Anak Jadi Sorotan UNICEF, Novo Nordisk Perluas Dukungan

Obesitas Anak Jadi Sorotan UNICEF, Novo Nordisk Perluas Dukungan

Chayyara Zulghifary - detikHealth
Selasa, 29 Sep 2026 19:20 WIB
Ilustrasi obesitas
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Indonesia masuk daftar negara sasaran program pencegahan obesitas anak yang didukung Novo Nordisk bersama UNICEF. Perusahaan farmasi itu menyiapkan tambahan dana US$ 18 juta atau sekitar Rp 320 miliar untuk periode 2026-2030.

Selain Indonesia, dana tersebut menyasar Meksiko, Kolombia, Filipina, India, Mesir, dan Kenya.

"Perluasan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan terbaru Novo Nordisk yang akan diluncurkan pekan depan," kata Senior Vice President Novo Nordisk Elin Jäger dikutip dari RRI, Selasa (22/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini muncul setelah UNICEF menyoroti perubahan masalah gizi anak. Lewat Child Nutrition Report 2025, UNICEF menyebut obesitas pada anak untuk pertama kalinya melampaui masalah kekurangan berat badan.

Program berjalan selama empat tahun, yakni 2027 hingga 2030. Pendanaan sudah dimulai sejak 2026 untuk mendukung persiapan sebelum pelaksanaan utama.

ADVERTISEMENT

Novo Nordisk menargetkan program ini menjangkau lebih dari 80 juta anak di negara-negara sasaran. Pencegahan dilakukan sejak usia dini lewat berbagai intervensi.

Intervensi itu mencakup konseling gizi dan aktivitas fisik, serta skrining dan dukungan dasar terkait kesehatan mental. Pendekatan tersebut ditujukan agar anak dan keluarga mendapat dukungan terkait pola hidup sehat dan pencegahan obesitas.

(akd/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads