Euforia menyaksikan Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh bisa membuat suporter ikut larut dalam pertandingan. Teriakan saat gol tercipta, bernyanyi, hingga terus-menerus memberi dukungan dari tribun atau depan layar bisa membuat suara serak bahkan terasa 'habis'.
Indonesia membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Gelora Bung Karno pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026). Setidaknya ada sembilan kali suporter teriak merayakan gol, belum ditambah peluang, gol dianulir, atau keputusan kontroversial wasit.
Dengan banyaknya momen tersebut, tidak sedikit suporter yang menggunakan suaranya secara berlebihan karena 'tenggelam' dalam euforia pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Mayo Clinic, penggunaan pita suara secara berlebihan, seperti berteriak terus-terusan, menghadiri konser, berorasi, bisa menyebabkan pita suara membengkak dan menyebabkan laringitis. Meski demikian, iritan atau infeksi bakteri dan virus juga bisa menyebabkan seseorang mengalami laringitis.
Gejala utama laringitis adalah suara serak, disertai sakit tenggorokan. Jika tidak ada gejala yang lebih serius, pengobatan di rumah bisa dilakukan. Laringitis akut seringkali membaik dengan sendirinya dalam waktu sekitar seminggu.
Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk meredakan laringitis di rumah, dikutip dari Healthline.
- Mengistirahatkan Suara
- Berkumur dengan air garam hangat
- Menggunakan pelembap udara
- Minum cuka sari apel
- Diredakan dengan minum teh campur madu
- Minum banyak air putih
- Minuman akar jahe










































