Crystalin RunXperience 2026 digelar di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Minggu (4/10/2026). Event lari ini melibatkan sekitar 9.500 peserta dengan mengusung semangat #MoreThanARace.
Crystalin RunXperience 2026 menghadirkan empat kategori lari, yakni 2,5K, 5K, 10K, dan Half Marathon 21K. Sebelumnya, event serupa juga digelar di Surabaya pada Juli 2026 dengan kategori 2,5K, 5K, dan 10K.
Director & COO OT Group, Donny Donata mengatakan Crystalin RunXperience akan terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia. Tahun depan, Crystalin berencana menambah penyelenggaraan di dua wilayah, yakni Bali dan Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, kita akan tambah di Bali dan kita akan tambah di Jawa Tengah. Kita targetkan setiap tahun kita akan tambah dua kota," ujar Donny saat ditemui di sela acara Crystalin RunXperience 2026, Minggu (4/10/2026).
Menurut Donny, dalam jangka panjang Crystalin ingin menghadirkan kegiatan lari di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan, pihaknya memiliki cita-cita agar Crystalin Run dapat hadir setiap bulan di berbagai daerah.
Crystalin RunXperience juga membawa konsep #MoreThanARace. Peserta tidak hanya mengikuti rute lari, tetapi dapat menikmati hiburan dan kuliner setelah menyelesaikan perlombaan.
"Jadi bukan hanya start, lari, finish, tetapi bagaimana juga mereka bisa merasakan hiburan setelah ini, kemudian kuliner bersama di dalam satu experience," jelasnya.
Pada penyelenggaraan kali ini, Crystalin juga memperkenalkan rencana pembentukan Crystalin Run sebagai komunitas bagi para pelari di Indonesia. Komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk aktif bergerak sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Aktris sekaligus pegiat olahraga Fanny Ghassani yang ikut dalam race hari ini turut merasakan suasana tersebut. Ia mengikuti kategori 5K bersama suami dan mengaku menikmati atmosfer para peserta yang saling menyemangati.
"Yang paling seru adalah vibe orang-orang lari tuh bisa tiba-tiba teriak, menyemangati satu sama lain, saling tegur sapa," kata Fanny.
Menurut Fanny, lari bukan hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga mental. Ia mengatakan latihan diperlukan agar pelari dapat mencapai target sekaligus meminimalkan risiko cedera.
Selain fisik, Fanny menilai mental juga perlu dilatih, terutama ketika mulai merasa lelah di tengah rute. Ia mengaku pernah merasakan keinginan untuk berhenti saat memasuki kilometer tertentu ketika baru mulai rutin berlari.
"Latihan mentalnya kadang di setiap kilometer tuh pasti kalau orang yang baru lari, dulu awal-awal aku kayak pengin berhenti, di kilometer ketiga pengin berhenti," ungkap Fanny.










































