Booth 'Temani Pesonamu' di gelaran #TanggalMerahUntukIbu yang dihelat Frisian Flag di Pakuwon Mall Jogja cukup banyak menarik perhatian. Di dalam booth tersebut terdapat spot personal color analysis yang ramai dikunjungi para ibu.
Personal color analysis kini tengah menjadi tren populer di kalangan kaum hawa. Personal color analysis yaitu metode mengenali warna yang paling cocok dengan kulit, rambut, dan mata dari tiap individu.
Pada gelaran #TanggalMerahUntukIbu yang dihelat Frisian Flag sejak 2 hingga 4 Oktober 2026 di Grand Atrium Pakuwon Mall Yogyakarta, personal color analysis ramai didatangi para ibu yang ingin mengetahui paduan warna yang cocok untuk dikenakan sehari-hari hingga tone warna kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu asal Sleman, Nana (35) salah satunya. Setelah melakukan analisis oleh ahlinya di sport tersebut, ia cukup kaget dengan hasilnya. Selama ini ia cenderung menghindari sejumlah warna karena merasa kurang cocok saat dikenakan. Namun, hasil color analysis yang dijalaninya memberikan temuan berbeda.
"Selama ini aku menghindari beberapa warna. Terus sekarang penasaran kira-kira warna-warna yang aku hindari itu cocok apa enggak. Ternyata malah kebalikannya," kata Nana saat ditemui di lokasi, Sabtu (3/10/2026).
Foto: Serly Putri Jumbadi |
Menurutnya, warna-warna yang selama ini membuatnya merasa nyaman justru membuat wajahnya terlihat lebih gelap. Dari color analysis tersebut, Nana baru mengetahui warna yang dinilai lebih sesuai dengan tone kulitnya.
"Ternyata aku cocoknya buat warna-warna spring, jadi yang benar-benar yang peach, warna-warna cerah. Selama ini malah karena kan aku berhijab ya, jadi aku selama ini malah milihnya yang kalem-kalem gitu, ternyata nggak semuanya cocok," terangnya.
Nana datang bersama suami dan anaknya. Sementara dirinya mengikuti aktivitas untuk ibu, sang anak mengikuti kegiatan membuat dan mewarnai kreasi bunga bersama bapaknya.
"Jarang ada acara yang bisa melibatkan enggak cuman ibu tapi juga ada bapak. Kan di sini ibunya bisa dapat pampering sendiri, maksudnya bebas milih kegiatan apa, terus anaknya bisa kreasi ditemenin sama bapaknya. Jadi itu sih cukup melengkapi kalau menurut aku," katanya.
(anl/ega)










































