Jumat, 20 Mei 2005 18:22 WIB

Aspirin Berisiko Perdarahan pada Manula

- detikHealth
Jakarta - Manfaat dosis rendah aspirin pada manula kini malah dapat menimbulkan risiko serius masalah kesehatan yang lain. Aspirin umumnya digunakan untuk membantu pencegahan penyakit jantung dan stroke. Namun, obat ini kini berhubungan dengan munculnya perubahan perdarahan di perut dan jaringan otak.Kajian terakhir atas aspirin yang terbit di bmj.com seperti yang diberitakan dailymail.co.uk, menyimpulkan bahwa manfaat dosis rendah aspirin pada kesehatan seseorang berusia di atas 70 tahun mencegah penyakit jantung kini malah memunculkan kasus perdarahan serius. Periset Australia dari Universitas Tasmania menggunakan model simulasi untuk mengetahui implikasi penggunaan rutin aspirin pada sekitar 20 ribu lelaki dan perempuan berusia 70 sampai 74 tahun yang tidak memiliki penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular. Model simulasi ini membuktikan bahwa beberapa manfaat penggunaan dosis rendah aspirin untuk melawan serangan jantung mungkin harus ditunda. Meski penggunaan dalam dosis rendah, aspirin menimbulkan kasus perdarahan yang serius, terutama pada perut dan jaringan otak. Oleh karena itu, pemakaian dosis rendah aspirin untuk perawatan dan pencegahan kardiovaskular pada manula sudah sewajarnya harus ditolak. Model epidemiologi juga telah membuktikan bahwa pencegahan jantung dengan aspirin memunculkan kasus perdarahan serius. Namun, tim riset menyatakan penemuan ini masih membutuhkan uji klinis lanjutan untuk menetapkan kebenaran manfaat aspirin pada manula. Prof Peter Weissberg, Direktur Medis British Hearth Foundation mengatakan pemanfaatan aspirin pada sebagian besar pasien malah berisiko tinggi serangan jantung dan stroke yang lebih berat. "Hasil riset ini sebaiknya diperhatikan khususnya oleh manula yang mempunyai risiko tekanan darah tinggi dan menunda penggunaan aspirin untuk sementara waktu dan menentukan obat lain sebagai pengganti," kata Prof Peter Weissberg. "Saya sangat mendukung kesimpulan riset ini untuk mendesain ulang kontrol uji klinis sebelum saya memutuskan aspirin sebagai obat utama pencegahan penyakit jantung pada manula," imbuhnya.

(msh/)