Rabu, 25 Mei 2005 12:05 WIB

Terpingkal Pemicu Asma Kambuh

- detikHealth
Jakarta - Jangan tertawakan hal yang satu ini, tertawa dapat menyebabkan kekambuhan asma. Barangkali tertawa yang dimaksudkan di sini tertawa terbahak-bahak dan bahkan sampai terpingkal-pingkal. Namun, tertawa yang lebih ringan hanya menyebabkan batuk. "Seperti pemicu kekambuhan asma yang lain, seperti asap, debu, bau menyengat, alergi pada hewan, tertawa dapat menimbulkan kekambuhan asma. Namun, pemicu ini sering tidak terperhatikan atau terabaikan," kata periset Stuart Garay, profesor klinis dari New York University Medical Center.Riset mencermati 235 orang penderita asma. Dengan memperhatikan perilaku gelak tawa mereka, riset menemukan 56% penderita asma yang bergelak tawa sampai terpingkal-pingkal memicu gejala kekambuhan pernapasan mereka. Memang, dibanding dengan penyebab lain pemicu asma, gelak tawa tidak dapat terlihat. Namun, gelak tawa ternyata memicu kekambuhan asma yang dapat menyebabkan penderita memerlukan perawatan darurat. "Penderita asma telah melaporkan selama beberapa waktu asma dapat dikuasai dengan baik. Mereka dapat tertawa lebih panjang dan tidak mendapatkan gejala kekambuhan asma akibat tertawa," kata Stuart Garay. "Bukti bahwa tertawa menyebabkan kekambuhan asma mungkin sebagai penanda bahwa penderita asma tidak dapat mengontrol penyakitnya dengan baik. Penderita asma seharusnya memang boleh tertawa," tambah Stuart Garay.Memang, riset tidak mendapatkan simpulan yang jelas bagaimana tertawa dapat menyebabkan gejala kekambuhan asma muncul. Namun, kemungkinan besar masalah ini terkait dengan hiperventilasi. Bahkan, Stuart Garay sangat terkejut dengan meningkatnya kekambuhan asma yang disebabkan oleh tertawa. Riset ini menemukan bahwa batuk dan sesak napas yang terasa di dada umumnya sebagai akibat dari tertawa yang menyebabkan insiden kekambuhan asma. Besaran tertawa yang dapat menyebabkan kekambuhan asma sangat bervariasi antara penderita asma yang satu dengan penderita asma yang lain. "Sebagian besar penderita asma yang tertawa dalam tingkat sedang hanya menyebabkan batuk. Namun, mereka yang tertawa keras, terbahak, dan bahkan sampai terpingkal-pingkal membawa akibat munculnya gejala kekambuhan asma yang lebih berat", ungkap Stuart Garay. Riset ini dipublikasikan hari Selasa (24/5/2005) pada pertemuan tahunan American Thoracic Society's di San Diego seperti yang diberitakan oleh abcnews.go.com.

(msh/)
dMentor
×
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses Selengkapnya