Kamis, 26 Mei 2005 17:15 WIB

Mengatasi Asma Selagi Hamil

- detikHealth
Jakarta - Memasuki masa-masa kehamilan, calon Ibu dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan terlalu banyak. Khususnya obat-obatan yang dapat memberikan efek samping kepada janin yang dikandungnya. Namun, bagaimana nasib sang calon Ibu yang memiliki penyakit asma bawaan?Asma bagi calon ibu merupakan penyakit yang tak bisa dianggap sepele. Asma yang tak terkendali dapat mengancam kesehatan serta pertumbuhan baik sang calon ibu maupun janin yang tengah dikandungnya. Pengobatan diutamakan untuk menghindari tindakan-tindakan rawat inap, kunjungan ke ruang gawat darurat, ataupun risiko yang lebih kronis yaitu kecacatan pada anak yang dilahirkannya.Perempuan yang tengah mengandung, seperti para penderita asma lainnya, sebaik mungkin menghindari hal-hal yang dapat memicu timbulnya gejala tersebut. Hindarilah hal-hal yang seperti: debu, bulu hewan, serta asap rokok. Jika Anda kebetulan calon Ibu yang menderita asma, berikut adalah beberapa pertanyaan serta jawaban umum yang perlu untuk diketahui. Diharapkan dengan informasi ini, kesehatan Anda, serta bayi yang tengah Anda kandung pun dapat selalu terjaga.Apakah Perempuan Hamil Yang Menderita Asma Dapat Menjalani Masa-Masa Kehamilannya Dengan Lancar?Penelitian membuktikan bahwa perempuan hamil yang menderita asma, jika penyakit asmanya diatasi dengan baik maka tak akan berisiko pada janin yang dikandungnya. Dengan perawatan asma yang intensif, bayi yang dikandung akan jauh dari masalah serta terlahirkan dengan kondisi yang sehat. Namun, sebaliknya ada hubungan langsung antara berat bayi yang dilahirkan dengan penyakit asma yang tak terkontrol. Ibu hamil penderita asma yang tak diobati akan cenderung melahirkan bayi dengan berat badan di bawah normal. Jadi sangatlah penting untuk mengobati serta mengatasi asma ketika sedang mengandung.Mengapa Asma Yang Tak Terkontrol Dapat Menimbulkan Efek Negatif Bagi Janin?Asma yang tak terawat dengan baik dapat menyebabkan penurunan jumlah oksigen dalam darah Ibu. Semenjak janin memperoleh oksigen dari darah Ibu, penurunan oksigen dalam darah Ibu akibat asma dapat mengarah pada penurunan persediaan darah ke janin. Hal ini pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan janin serta mengganggu kondisi kesehatan janin.Bagaimanakah Pengobatan Asma Mempengaruhi Janin?Penelitian pada 100 perempuan hamil penderita asma menyatakan bahwa alat bantu pernafasan bagi penderita asma diwajibkan digunakan ketika sedang mengandung. Dengan kata lain, pengobatan asma ketika tengah mengandung sebaiknya menggunakan alat bantu pernafasan dibandingkan harus mengkonsumsi obat-obatan lainnya. Obat-obatan seperti pil, dapat membahayakan kondisi janin.Apakah Kehamilan Mempengaruhi Asma Anda?Kehamilan dapat membuat gejala asma menjadi lebih parah dari sebelumnya. Sebuah studi mengenai perempuan hamil yang menderita asma memperlihatkan bahwa 35% akan mengalami gejala asma yang lebih parah ketika hamil, 28% bertambah baik serta 33% tak mengalami perubahan. Hasil terbesar mengarah kepada keadaan yang lebih buruk. Jadi konsultasikan dengan dokter spesialis untuk mengobati gejala asma agar tak semakin memburuk.Pada Masa Kehamilan Apa Asma Akan Berubah?Umumnya asma akan menjadi lebih parah ketika masa kehamilan memasuki triwulan pertama. Akan tetapi ada beberapa perempuan hamil yang mengeluh sesak napas ketika kehamilan memasuki usia 4 bulan. Pada dasarnya asma akan sangat mengganggu aktivitas para perempuan yang sedang mengandung, terlebih jika mereka adalah perempuan bekerja.Mengapa Asma Bertambah Baik Bagi Beberapa Perempuan Selama Kehamilannya?Penyebab pastinya hingga kini belum terdeteksi. Kadar kortison yang tinggi selama masa kehamilan dapat dijadikan salah satu sumber penyebabnya. Mengapa Asma Bertambah Buruk Bagi Beberapa Perempuan Selama Kehamilannya?Hal ini pun belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun karena ketika hamil, bidang perut menjadi lebih padat, kemungkinan akan menyebabkan terjadinya ketidakstabilan gastroesophageal. Dan ketidakstabilan inilah yang dapat memperburuk asma. Faktor lainnya disebutkan, antara lain karena adanya infeksi sinus, infeksi saluran pernafasan akibat virus, serta stress yang berlebihan.Dapatkah Tetap Memperoleh Suntikan Alergi Semasa Hamil?Suntikan alergi takkan membawa efek negatif bagi kehamilan, jadi tetap dapat dilanjutkan. Tapi tetaplah mengikuti anjuran dokter Anda dalam menentukan dosis yang sesuai dengan kondisi Anda. Meskipun tak berbahaya, namun ada juga dampak sampingan dari suntikan alergi ini yang sekiranya membahayakan janin. Disarankan agar suntikan alergi untuk asma ini tidak dilakukan di masa-masa kehamilan.Dapatkah Perempuan Hamil Melakukan Teknik Lamaze?Untuk sebagian besar perempuan hamil, tidak mengalami masalah yang menyulitkan ketika melakukan teknik pernafasan Lamaze.Dapatkah Perempuan Hamil Yang Menderita Asma Memberikan ASI pada Bayinya?Pemberian ASI untuk bayi Anda sangat dianjurkan, meskipun Anda menderita asma sekalipun. Karena ASI membantu bayi Anda dalam memperoleh kekebalan tubuh secara alami. Tak ada bukti yang kuat secara medis mengenai pengobatan asma yang dapat mempengaruhi perawatan bayi Anda.

(msh/)
dMentor
×
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses Selengkapnya