Selasa, 09 Jan 2018 13:32 WIB

Diet Experience

Semangat Turunkan Berat Badan Demi Masuk Kampus Idaman

feed
Dikirim Oleh
Riza Natama
Foto: dok: Pribadi Before Foto: dok: Pribadi After
Jakarta - Riza Natama bercita-cita ingin masuk ke sebuah kampus idaman. Kampus tersebut mensyaratkan berat badan ideal, sementara dirinya saat itu sangat gemuk.

Di mana ada keinginan, di situ selalu ada jalan. Kira-kira demikian prinsip yang dianut Riza, yang akhirnya memutuskan untuk menjalankan diet. Ia melengkapinya dengan olahraga secara teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Kerja keras selama setahun berbuah manis. Berat badannya yang semula 75 kg, turun menjadi 65 kg dan ia diterima di kampus idaman.

Simak selengkapnya perjalanan diet Riza di bawah ini. Jangan lupa tinggalkan komentar jika menurutmu cerita ini cukup inspiratif.

Baca juga: Masih Ada Waktu! Ceritakan Pengalaman Dietmu, Raih Voucher Jutaan Rupiah

Diet mungkin suatu pengalaman yang berkesan dalam hidup saya di mana berat badan saya pada saat SMA dulu hampir 80 kg. Namun melihat kondisi saat ini semua teman, guru pangling melihat perubahan yang sangat siginifikan dari fisik saya.

Motivasi saya untuk diet ialah cita-cita ingin masuk IPDN, sedangan berat badan saya belum ideal dengan tinggi yang bisa dikatakan pas-pasan. Setiap pagi saya bangun subuh, setelah shalat subuh saya bersama ayah lari pagi di lapangan dekat rumah. Setelah lari saya melakukan push up, shit up, dan pull up sekalian untuk latihan masuk IPDN.

Saya tidak kuat melakukan sit up karena terganjal perut yang besar, push up pun hanya sedikit. Saya melakukan diet OCD dengan jendela makan pada jam 10 pagi pada saat jam istirahat sekolah hingga jam 15.00. Jadi saya makan dua kali dalam sehari yaitu pada jam 10 dan jam 3 sore pada saat pulang sekolah.

Nutrisi pada saat makan juga jangan sampai dilupakan ya, harus perhatikan juga takaran karbohidrat, protein, lemak , dan lainnya. Awalnya sih memang berat tapi karena niat dan tekad yang kuat saya harus kuat menjalani diet seperti ini.

Makanan yang saya konsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan. Setiap hari ibu saya membeli buah pepaya yang menjadi bekal saya ke sekolah. Buah pepaya bisa membuat kita kenyang lebih lama dan melancarkan buang air besar.

Sore hari setelah shalat ashar saya lari sore di lapangan dekat rumah. Kalau sore lumayan banyak yang melakukan olah raga di lapangan. Jadi saya banyak menemukan teman baru. Kalau bosan lari saya biasanya mengkombinasikan dengan bersepeda.

Selama sebulan saya melakukan aktivitas tersebut, alhamdulillah terjadi perubahan lingkar di mana biasanya celana yang saya gunakan sempit, sekarang semakin longgar. Begitu juga dengan baju yang saya pakai semua sudah kebesaran.

Akhirnya saya harus membeli celana dan baju baru. Tapi gapapa dibandingkan dulu pada saat saya membeli celana dan baju sangatlah susah. Apalagi baju distro-distro gitu. Ga ada baju yang muat. Kalaupun ada hanya sedikit yang menjualnya.

Berkat niat dan konsistensi alhamdulillah berat saya turun sampai dengan saat ini sekitar 60 kiloan. Pesan saya buat yang mau diet luruskan niat dan lakukan secara konsisten karena proses tidak akan mengkhianati hasil. Semoga bisa menjadi inspirasi.

(up/up)
News Feed