Senin, 06 Mei 2013 07:12 WIB

Ibu Meninggal Akibat Kanker, Sara Stop Minum Alkohol & Turunkan Bobot 51 Kg

feed
Dikirim Oleh
Sara-jayne Foreman (before mirror) Before Sara-jayne Foreman (after mirror) After
Jakarta - Sara-jayne Foreman (26) mengalami trauma paling mendalam saat ibunya, Gillian (56), meninggal akibat kanker hati. Sejak saat itu, Sara-Jayne memutuskan untuk mulai berhenti minum alkohol dan bobotnya turun sebanyak 51 Kg.

"Ketika saya mengetahui ibu saya terkena kanker, saya sangat terpukul. Itu adalah mimpi terburuk saya dan saya benar-benar sangat sedih," ungkap Sara-Jayne, seperti dikutip dari Mirror, Senin (6/5/2013).

Selama ibunya telah didiagnosa menderita kanker hati, mereka selalu menghabiskan 9 bulan di samping tempat tidur bersama. Sejak saat itu ia mulai berpikir untuk mencoba berhenti minum alkohol Awalnya memang sulit, namun ia mempunya tekad kuat untuk bisa merubah kebiasaan buruknya ini.

Sebelumnya, Sara-Jayne yang tinggal di Pontefract, West Yorkshire, ini dikenal sebagai gadis yang sangat menyukai pesta dan minum alkohol.

Saat ibunya dalam kondisi sakit, Sara-Jayne hanya makan makanan cepat saji karena ayahnya adalah pekerja dengan sistem shift, sehingga cukup sulit membagi waktu untuk menyiapkan makanan di rumah. Dia sangat menyukai makanan China, India, dan berbagai jenis pizza. Kebiasaan inilah yang akhirnya membuat bobotnya kian meningkat hingga mencapai 114 Kg.

"Dulu saya sangat suka pergi ke pesta, namun sayangnya saat ke pusat perbelanjaan saya tidak bisa membeli pakaian yang modis karena ukuran tubuh saya yang cukup besar," ungkap Sara-Jayne.

Setelah kematian ibunya pada bulan Juli 2011, Sara-Jayne bergabung dengan Weight Watchers dengan bibinya, Janet, dan akhirnya berhasil menurunkan bobotnya menjadi 63 Kg.

"Saya harap ibu saya bangga dengan perubahan hidup yang saya buat. Ini semua juga berkat pelajaran hidup yang saya ambil darinya," ujar Sara-Jayne dengan sedih.



(vit/vit)
News Feed