Jumat, 12 Jan 2018 14:16 WIB

Diet Experience

Terpaksa Diet Saat Mulai Kesulitan Cari Ukuran Baju

feed
Dikirim Oleh
Gregorius Setiawan
Foto: dok: Pribadi Before Foto: dok: Pribadi After
Jakarta - Pria asal Tegal ini tidak merasa ada masalah dengan berat badannya, hanya karena banyak yang lebih gemuk di lingkungan pergaulannya. Hingga akhirnya ada yang membuatnya tersadar.

Gregorius Setiawan baru merasa perlu menurunkan berat badan ketika tidak bisa lagi mengenakan baju dengan ukuran yang lama. Ia juga tidak percaya diri lagi mengenakan baju yang ngepas di badan.

Bermula dari kondisi tersebut, Gregorius memilih untuk diet dan olahraga secara teratur. Hasilnya, ia bisa memangkas berat badan dari 97 kg menjadi 78 kg.

Berikut ini kisah Gregorius selengkapnya. Jangan lupa tinggalkan komentar jika menurutmu cerita ini cukup inspiratif.

Baca juga: Cerita Diet Kamu Sudah Dimuat, Yuk Sebarkan Inspirasi Sehat!

Pada dasarnya saya itu orang yang doyan makan dan gampang naik berat badan. Hal ini belum jadi masalah saat SD-SMP karena saya masih rajin berenang sebagai outlet olah raga.

Mulai masuk kuliah kebiasaan ngemil dan banyak makan saya makin parah, karena sering begadang sambil makan dan kurangnya waktu berolah raga. Apalagi di dekat kosan setiap malam banyak berkeliling penjual nasi goreng murah dengan porsi besar. Sampai saat itu berat saya mencapai 95kg.

Saya tidak merasa terganggu karena saya merasa beberapa teman memiliki badan yang lebih gemuk dan badan saya masih biasa saja jika dibanding dengan mereka. Tapi, saya mulai merasa kesulitan jika ingin membeli baju dan celana jeans karena ukuran yang tidak muat di badan. Saya juga menghindari baju-baju yang ngepas badan dan hanya memakai pakaian longar. Tamparan yang akhirnya membuat saya bertekat untuk diet yaitu saat ingin membeli celana jeans ukuran yang muat hanya 44 ke atas!

Sejak saat itu saya bertekad untuk menurunkan berat badan. Alasannya sangat sederhana, untuk bisa bebas memakai baju dan celana yang saya inginkan. Awalnya saya mencoba diet OCD yg pada saat itu sedang populer. Dalam 2 minggu berat badan saya memang turun hampir 8kg, tapi saat pulang dari rantau ke kota asal berat saya kembali naik 5kg karena tidak rutin menjalankan OCD.

Akhirnya saya memilih untuk mencoba cara sendiri yaitu dengan fitness dan mengatur pola makan. Awalnya dibantu dengan personal trainer yang sabar dan semangat melatih, saya semakin memahami cara-cara berolah raga dengan menggabungkan cardio dan latian beban dibarengi dengan mengatur pola makan. Pada masa ini, untuk sarapan saya hanya memakan roti gandum dengan selai, makan siang nasi merah dengan lauk 1 macam daging dan 2 macam sayuran, makan malam sama dengan makan siang hanya porsinya lebih kecil dan tidak di atas pukul 20.00

Cara ini ternyata lebih efektif, hingga membuahkan hasil saya mampu menurunkan berat badan saya hampir 20kg. Saat ini saya tetap menjaga pola makan dan mengusahaakan untuk rutin berolah raga meskipun tetap banyak kesibukan. Memang butuh waktu yang cukup lama tapi terbayarkan karena sekarang saya lebih percaya diri dengan penampilan saya. :)



(up/up)
News Feed