Jumat, 09 Jun 2017 10:37 WIB

Berpuasa Sambil Turunkan Berat Badan, Awet atau Tidak?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang memanfaatkan bulan puasa sekaligus untuk menurunkan berat badan dan menyehatkan tubuh. Apakah cara ini efektif?

Menurut nutrisionis Leona Victoria Djajadi, MND, untuk menurunkan berat badan sebaiknya memang dimulai dari gaya hidup. Bisa saja dimulai dengan berpuasa di bulan Ramadan, hanya saja kebiasaan baik ini tetap harus dilanjutkan.

Ketika berat badan sudah turun dengan berpuasa di bulan Ramadan, kemudian pola makan dan gaya hidup ini tidak dilanjutkan setelahnya, maka yang terjadi berat badan justru bisa mudah naik lagi.

Baca juga: Menu Takjil yang Ideal untuk Berbuka Puasa Menurut Ahli Gizi

"Bulan puasa bisa menjadi momen yang pas untuk mengkaji ulang gaya hidup sehat kita, karena kita kan jadi lebih peka terhadap jadwal makan. Peka juga dengan apa saja yang mau kita makan dan lakukan sepanjang hari," tutur Victoria kepada detikHealth.

Jadi, kesimpulan menurunkan berat badan di bulan puasa apakah akan awet atau tidak bergantung pada kebiasaan Anda setelahnya. Jika Anda bisa tetap melanjutkan pola tersebut, maka berat badan yang sudah turun bisa tetap stabil. Sebaliknya, jika setelah bulan Ramadan usai Anda 'lepas kontrol', berat badan bisa naik kembali.

"Alangkah baiknya jika hal-hal baik yang dilakukan saat bulan puasa juga diterapkan selanjutnya, misalnya merencanakan jam makan dan menu makanan harian, lebih sering makan bersama keluarga, makan lebih teratur dan sarapan," pesan Victoria.

Baca juga: Demi Tubuh Ramping, Sehatkah Berbuka Puasa Hanya dengan Susu?


(ajg/up)
News Feed