Sabtu, 26 Mei 2018 03:23 WIB

Tak Ingin Cepat Lapar? Pilih Menu Sahur dengan Indeks Glikemik Rendah

Annisya Heriyanti - detikHealth
Pilihan menu makan turut menentukan keberhasilan puasa (Foto: Thinkstock) Pilihan menu makan turut menentukan keberhasilan puasa (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bulan puasa adalah bulan yang dinantikan bagi umat Islam. Jika dilihat dari sisi kesehatan, banyak sekali manfaat bagi tubuh jika berpuasa.

Pada saat puasa lebih dari 12 jam tubuh kita tidak menerima asupan makanan, sehingga kadar gula dalam tubuh akan menurun. Itulah alasan mengapa saat waktu berbuka dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang yang mengandung gula agar kadar gula dalam tubuh kembali normal.

"Saat berbuka, memang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan manis terlebih dahulu kemudian konsumsi makanan low GI (Glikemic Index) lalu dilanjut dengan makanan utama," ujar Prof Dr Ir Made Astawan, MS dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Jumat (25/5/2018).



Makanan dengan indeks glikemik rendah dimetabolisme lebih lambat di dalam tubuh. Artinya, makanan tersebut dipecah menjadi gula dan diserap ke dalam darah secara perlahan sehingga tidak memicu lonjakan gula darah. Hasilnya, rasa lapar tidak cepat datang kembali.

Nah ketika tiba waktu berbuka, tubuh memerlukan asupan gula yang cepat diserap setelah berjam-jam tidak makan. Itu sebabnya ketika berbuka lebih dianjurkan makan makanan manis, yang umumnya memiliki indeks glikemik tinggi.





Tonton juga 'Nih Cara Sahur yang Benar Agar Puasa Tetap Lancar':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed